Dugaan Penyebab Kelangkaan Gas Elpiji 3 kg bersubsidi Kota Singkawang Di Pasok Ke Kabupaten Bintan Kepulauan Riau.

Dugaan Penyebab Kelangkaan Gas Elpiji 3 kg bersubsidi Kota Singkawang Di Pasok Ke Kabupaten Bintan Kepulauan Riau.

Singkawang – Kalbar. Porosnusantara co id. Penyebab Kelangkaan Gas Elpiji subsidi 3 kg di kota Singkawang karena di pasok ke Kabupaten Bintan Kepulauan Riau.

berdasarkan Temuan investigasi tim gabungan media pada tanggal 20 Agustus 2025 di lapangan telah menemukan aktivitas bongkar muat Kapal salah satunya gas Elpiji subsidi 3kg, dengan tujuan Pulau Tembelan Kabupaten Bintan Kepulauan Riau, Kapal tersebut bersandar di Pelabuhan Kuala Kota Singkawang.

Adanya dugaan temuan peredaran gas subsidi elpiji 3kg dari Kota Singkawang ke Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau menjadi perhatian serius DPRD Kota Singkawang.

Menyikapi adanya temuan tersebut oleh Tim Media dan telah beredarnya pemberitaan dibeberapa Media Online mengenai hal tersebut, Komisi 2 DPRD Kota Singkawang melakukan hearing dengan para pihak.

Hearing tersebut, berlangsung di ruang rapat AKD DPRD Kota Singkawang, Selasa (26/08/2025).

Hearing tersebut dipimpin Ketua Komisi Harry Sarasati Widha Sugeng, Wakil Ketua Paryanto, Sekretaris Tri Wahyudi dan Reni Asmara Dewi anggota Komisi 2 DPRD Kota Singkawang.

Ketua Komisi 2 DPRD Kota Singkawang Harry Sarasati Widha Sugeng, pada kesimpulannya setelah mendengarkan penjelasan para pihak, akan menindaklanjuti temuan dan pemberitaan yang telah beredar. Menyebutkan, gas bersubsidi itu bersumber dari Kota Singkawang.

Komisi 2 DPRD Kota Singkawang, sebut Harry, akan mendapatkan kejelasan dari pihak pertamina dan akan berkunjung ke Pemerintah Kab. Bintan, terkait surat surat dan dokumen pasokan gas subsidi elpiji 3kg. Komisi 2 telah menghimpun informasi valid, penghentian pengiriman gas elpiji 3kg dari Singkawang ke Kab. Bintan sudah dihentikan. Dan penghentiannya sudah cukup lama, bahkan telah dipublikasikan penghentiannya oleh pihak Pemkab. Bintan. Sementara pihak penyalur gas subsidi itu yang semula resmi, pada saat hearing, mengaku tidak mengetahui perihal penghentian pasokan gas dari Kota Singkawang ke Kab. Bintan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *