BERKAT PERAN AKTIF BUPATI BANYU WANGI ANGKA STUNTING DI BANYUWANGI TERUS MENURUN

 

Banyuwangi PorosNusantara–Peran Aktif Bupati Banyuwangi dalam menangani Pencegahan stunting yang di laksanakan secara komprehensif dari hulu hingga sampai ke hilir,saat ini Angka prevalensi stunting di kabupaten Banyuwangi menurun tajam hingga sampai tinggal tersisa dua persen.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan,stunting merupakan salah satu yang menjadi fokus utama pemerintah Daerah kabupaten Banyuwangi yang harus segera diselesaikan.dalam penanganan stunting Bupati Banyuwangi melibatkan semua pihak supaya di Banyuwangi tidak ada bayi dan balita yang tidak tertangani pemerintah Daerah.

“Hal ini sesuai dengan komitmen pemkab agar tidak ada bayi baru lahir stunting.apa lagi bayi dan balita stunting yang tidak tertangani oleh pemerintah,” ucapnya.

Lebih lanjut Ipuk juga menjelaskan, penanganan stunting dilakukan pemerintah Daerah dari berbagai sektor, bukan hanya dari sisi kesehatan saja, melainkan juga faktor penyebab lainnya.lingkungan, pola asuh, hingga kesehatan juga menjadi prioritas dalam penanganan.

“Di sisi kesehatan, kami lakukan perbaikan gizi pada remaja putri, calon pengantin, ibu hamil, ibu melahirkan, hingga pendampingan kesehatan dan gizi pada balita,”terang Bupati yang terkenal kalem dan bijaksana tersebut.

Tidak hanya itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani juga menyampaikan bahwa Penanganan stunting tersebut dilaksanakan dengan cara keroyokan yang melibatkan berbagai pihak diantaranya tenaga kesehatan, kader posyandu, dan beberapa pihak lain.

dari situlah keberhasilan pemerintah Daerah kabupaten Banyuwangi dalam menangani prevalensi stunting di Banyuwangi terus mengalami perbaikan dari tahun ke tahun. Hal ini ditunjukkan dari data hasil bulan timbang atau EPPBGM (Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat) yang terus menunjukkan tren penurunan kasus.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *