PEMKAB BANYUWANGI KEBUT PEMBANGUNAN JEMBATAN SEMENTARA DI SUNGAI LEMBU

Pemkab Banyuwangi Kebut Pembangunan Jembatan Sementara Di Sungai lembu.Banyuwangi PorosNusantara.co.Id - Pembangunan Jembatan Sementara untuk Roda Dua telah rampung dikerjakan,selanjutnya Pemkab Banyuwangi akan segera membangun Jembatan sementara untuk perlintasan kendaraan Roda empat supaya warga dari tiga Desa yaitu Desa Sumber Agung ,Desa Kandangan Dan Desa Sarongan yang ada di wilayah kecamatan Pesanggaran segera bisa melintas dengan aman dan nyaman. Di ketahui dalam unggahan pemberitaan beberapa media sebelumnya,Jembatan satu-satunya sebagai akses penghubung Tiga Desa yang berada Sungai lembu Rusak akibat terseret luapan air. "Pembangunan jembatan sementara untuk kendaraan roda dua telah selesai dibangun sekarang sudah bisa dilintasi warga.Untuk yang bisa dilintasi roda empat konstruksinya saat ini sedang kita dibuat dan Segera diselesaikan, Pemkab akan berkerja semaksimal mungkin agar warga Desa yang terkena dampak dari amblasnya Jembatan itu bisa segera melintas dengan aman dan nyaman,kita tahu itu adalah akses satu-satunya yang menjadi penghubung Tiga Desa," ucap Suryanto Tondo Wicaksono PLT Kepala Dinas PU CKPP kabupaten Banyuwangi.Selasa 29 Juli 2025. Dalam sesi wawancara di sela-sela acara TDBI (Tour De Banyuwangi Ijen) dengan awak media ini,PLT Kepala Dinas PU CKPP kabupaten Banyuwangi yang akrab di panggil Yayan menyampaikan bahwa saat ini sementara roda empat menyeberang langsung melintasi sungai karena sungainya berarus kecil. Namun apabila terjadi hujan yang turun terus menerus, sungai meluap sehingga tidak bisa diseberangi. Yayan juga menjelaskan, pembangun Jembatan Sementara tersebut dengan memakai sistem knock down yang nantinya bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat.Rangka jembatan darurat (bailey) terbuat dari besi yang sekarang masih diproses pembuatannya di pabrik. Yayan menargetkan pembuatan hingga sampai pemasangan jembatan darurat tersebut akan rampung dalam satu bulan. Jembatan sementara yang akan dibangun tersebut memiliki diameter panjang 35 meter,lebar 3 meter dan tinggi 2 meter. "Meskipun sementara,jembatan akan di kerjakan dengan sistem knock down dengan menggunakan rangka besi agar bisa di lintasi roda dua dan Roda empat dengan diameter Panjang 35 meter, lebar 3 meter tinggi 2 meter, pengerjaannya kurang lebih 1 bulan sudah selesai dan bisa di lalui"Tegasnya. Tidak hanya itu saja,Pemkab Banyuwangi juga telah berencana untuk membangun jembatan permanen di sungai tersebut pada tahun depan lewat dana APBD 2026. Rencananya jembatan tersebut akan dibangun dengan panjang 35-40 meter dengan lebar enam meter. “Pemkab berencana akan membangun Jembatan permanen tahun depan, Insyaallah akan dibangun lebih lebar dan lebih tinggi.agar nantinya bisa dilintasi kendaraan roda empat tanpa bergantian,”Imbuhnya.(YG)

    “Pembangunan jembatan sementara untuk kendaraan roda dua telah selesai dibangun sekarang sudah bisa dilintasi warga.

 

PorosNusantara.co.Id – Banyuwangi

Pembangunan Jembatan Sementara untuk Roda Dua telah rampung dikerjakan,selanjutnya Pemkab Banyuwangi akan segera membangun Jembatan sementara untuk perlintasan kendaraan Roda empat supaya warga dari tiga Desa yaitu Desa Sumber Agung ,Desa Kandangan Dan Desa Sarongan yang ada di wilayah kecamatan Pesanggaran segera bisa melintas dengan aman dan nyaman.

Di ketahui dalam unggahan pemberitaan beberapa media sebelumnya,Jembatan satu-satunya sebagai akses penghubung Tiga Desa yang berada Sungai lembu Rusak akibat terseret luapan air.

 

“Pembangunan jembatan sementara untuk kendaraan roda dua telah selesai dibangun sekarang sudah bisa dilintasi warga.Untuk yang bisa dilintasi roda empat konstruksinya saat ini sedang kita dibuat dan Segera diselesaikan, Pemkab akan berkerja semaksimal mungkin agar warga Desa yang terkena dampak dari amblasnya Jembatan itu bisa segera melintas dengan aman dan nyaman,kita tahu itu adalah akses satu-satunya yang menjadi penghubung Tiga Desa,” ucap Suryanto Tondo Wicaksono PLT Kepala Dinas PU CKPP kabupaten Banyuwangi.Selasa 29 Juli 2025.

Dalam sesi wawancara di sela-sela acara TDBI (Tour De Banyuwangi Ijen) dengan awak media ini,PLT Kepala Dinas PU CKPP kabupaten Banyuwangi yang akrab di panggil Yayan menyampaikan bahwa saat ini sementara roda empat menyeberang langsung melintasi sungai karena sungainya berarus kecil. Namun apabila terjadi hujan yang turun terus menerus, sungai meluap sehingga tidak bisa diseberangi.

Yayan juga menjelaskan, pembangun Jembatan Sementara tersebut dengan memakai sistem knock down yang nantinya bisa dilalui kendaraan roda dua dan empat.Rangka jembatan darurat (bailey) terbuat dari besi yang sekarang masih diproses pembuatannya di pabrik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *