“Sebagai Warganegara Indonesia yang sangat mendukung Bapak Presiden Prabowo dalam memberantas korupsi,Saya meminta Dinas Pekerjaan Umum Sumberdaya AIR propinsi Jawa Timur melakukan pengawasan dan evaluasi kembali secara sungguh-sungguh kepada CV.Yang mengerjakan proyek tersebut.Aparat Penegak Hukum juga tidak boleh tingal diam,karena di dalam pelaksanaan pengerjaan proyek tersebut kami duga tidak sesuai harapan pemerintah dan juga masyarakat sebagai penerima manfaat.apalagi pelaksanaan pengerjaan proyek itu ada di wilayah kabupaten Banyuwangi.kan tau sendiri kalau di Banyuwangi adalah kabupaten percontohan”Jelasnya 25 Juni 2025.

Lebih lanjut aktivis itu juga merasa heran ketika ada salah satu pekerja yang di duga mandor sekaligus beking dalam pengerjaan proyek tersebut mengaku sebagai angin salah satu organisasi yang selama ini getol menyoroti kinerja pemerintah kabupaten Banyuwangi.
“saya kaget ketika ada pengakuan dari salah satu pekerja yang saya yakin itu beking di proyek itu,dia menyampaikan ke saya kalau dia angota salah satu organisasi yang selama ini getol menyoroti kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Banyuwangi.ini malah justru menguatkan dugaan saya,bahwa pelaksanaan pengerjaan proyek itu sudah tidak sesuai, sekarang kita fikir,apa korelasinya antara program pemerintah dengan organisasi yang gak jelas itu.memangnya dia siapa.saya akan menanyakan ke Dinas Pekerjaan Umum Sumberdaya Air Propinsi Jatim, sebagai apa organisasi itu ada di situ”Tegasnya.
Sayangnya hingga sampai saat ini,pemilik CV.RIMBA SUTRA selaku rekanan yang dipercaya sebagai Pelaksana untuk mengerjakan Proyek tersebut tidak di ketahui siapa pemiliknya.(YG).






