Natalis Tabuni Pemimpin Berbudaya, Pluralis, Nasionalis dan Menjaga OAP

Semangat persatuan tanpa membedakan ras, suku, agama dan daerah adalah nilai kemanusian yang melekat dalam dirinya sebagai seorang pemimpin yang sudah membuktikan melalui berbagai kebijakan pro-rakyat ketika dua periode menjabat sebagai bupati Intan Jaya.

Jiwa Plural ini tentu menjadi modal dasar untuk mengayomi masyarakat Papua Tengah yang heterogen dan dinamis ini. Kebijakan dan kepemimpinanya tak pernah ditemui arogansi dan diskriminasi, beliau lebih menghargai perbedaan karena manusia sebagai makluk sosial tentu saling membutuhkan satu sama lainnya.

Nato Juga dikenal sebagai pemimpin nasionalis yang merekatkan setiap tindak-tanduk kebijakan pembagunan dan kepemimpinannya, berlandas pada nilai-nilai kebangsaan yang merupakan landasan bernegara yang sudah diletakan oleh para “Founding Father” kita terdahulu.

Pancasila, UU Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan NKRI adalah satu roh, jiwa dan semnagat yang menyatu dalam jiwa kepemimpinannya, sehingga ketika memimpin arah kebijakan nasional akan selaras dengan arah kebijakan daerah.

Nato adalah Pemimpin Nasionalis yang paham kompleksitas daerah, paham karateristik suku, paham kesenjangan pembangunan, paham aspirasi rakyat Papua Tengah tentang pendidikan, kesehatan, ekonomi, infrastruktur dan ketertinggalan lainnya.

Sebagai Pemimpin yang lahir dan besar dari kampung di Intan Jaya, tentu beliau tahu apa yang menjadi harapan orang Papua dalam konteks Otonomi Khusus.

Kebijakan afirmasi keberpihakan terhadap orang Papua di semua sektor dan sendi-sendi kehidupan adalah satu tanggung jawab moril yang akan beliau tuntaskan apabila dipercaya rakyat terpilih sebagai Gubernur Papua Tengah.

Spirit dan roh dari Otonomi Khusus tentunya mengiginkan orang Papua maju, berkembang dan mandiri di semua sektor, sekarang masalahnya adalah siapa pemimpin yang bisa mewujudkan harapan orang Papua in.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *