Jakarta – porosnusantara.co.id
Manifesto Satgas Relawan Indonesia Anti Judi Online gelar konfrensi pers bersama para media terkait maraknya Judi Online (29/07/2024).
Kami relawan akan mensosialisasikan ke masyarakat kerugian judi online .
Kordinator Relawan Satgas Panel Barus memaparkan bahwa judi online sangat merugikan masyarakat, diantaranya:
1. Judi Online Merusak Mental Rakyat
Judi online telah terbukti memiliki dampak negatif yang signifikan terhadap kesehatan mental masyarakat. Aplikasi judi online dirancang secara khusus untuk membuat pengguna kecanduan, dengan menggunakan teknik psikologis yang memanipulasi perilaku dan nafsu manusia.
Kecanduan judi online dapat menyebabkan stres, depresi dan kecemasan berat pada korban. Tidak sedikit dari korban judi online mengorbankan segala-galanya, sampai meminjam berlebihan atau bahkan melakukan tindak kriminal seperti pencurian, penggelapan dan penipuan.
2. Judi Online Merusak Daya Beli Rakyat
Judi online tidak hanya berdampak buruk pada kesehatan mentai, tetapi juga merusak daya beli rakyat. Ketika seseorang kecanduan judi online, mereka cenderung menghabiskan sejumlah besar uang mereka untuk berjudi, sering kali melebihi kemampuan finansial mereka.
Akibatnya, uang yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan sehari-hari seperti makanan, pendidikan dan kesehatan, justru dihabiskan untuk berjudi. Hat ini mengakibatkan penurunan daya beli masyarakat secara keseluruhan, karena pendapatan yang ada tidak lagi dialokasikan untuk kebutuhan yang produktif.
Selain itu, banyak korban yang terlilit hutang akibat berjudi mungkin terpaksa mencari pinjaman dengan bunga tinggi, termasuk melalui jalur pinjaman online ilegal, yang semakin memperburuk kondisi keuangan mereka.






