Pertanian Sumedang “Ketar-Ketir” Sebab NPK Tak Kunjung Tersalurkan

                         Pupuk NPK

“Kita ketar ketir sampai Agustus nanti, maka pada waktu kita zoom meeting sama pak Menteri (Menteri Pertanian), tetapi karena sulit masuk kita di YouTube saja, kita bilang “pak Menteri tolong NPK Sumedang”,”. Imbuh Raden berharap NPK Sumedang terpenuhi.

Perihal bantuan sarana dan prasarana pertanian, Raden memberikan masukan kepada pemerintah pusat untuk melakukan riset langsung dengan apa yang sebenarnya dibutuhkan pertanian setempat, sehingga tidak ada lagi terjadi pemborosan bantuan kepada daerah yang tidak membutuhkan bantuan-bantuan alat pertanian.

“Kita mengharapkan bantuan itu bottom up jadi ditanyakan Dinas terlebih dahulu. Bagusnya memang seperti “Sumedang butuh apa?” tapi yang terpenting program terus berjalan itu saja. Ya allhamdulilah pertanian banyak yang percaya, tapi kita harus selektif,” tegas Raden selaku Kabid PSP Sumedang di kantor Dinas Pertanian Sumedang, Jawa Barat.

Pada akhir wawancara, mengenai anggaran untuk pertanian Sumedang Raden menyebutkan hanya mendapatkan 500 juta per tahun. Ia pun berharap bahwa Kementerian Pertanian lebih memperhatikan pertanian yang berada di Sumedang melalui bantuan alsintan (alat dan mesin pertanian), pupuk terkhusus jenis NPK maupun anggaran demi berjalannya pertanian secara maksimal.

“Kita sesuai kebutuhan saja, jangan berlebihan nantinya,” tutup Kabid PSP Sumedang Ir. Raden Dadi Djuandi, MP.

(Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *