MASALAH KESEHATAN ANAK BERAGAM, KALBE UNGKAP CARA JITU MELINDUNGI ANAK

  • Bagikan

PorosNusantara.co.id Jakarta || 23 Juli 2022 – PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) melalui Kalbe Ethical Customer Care (KECC) mengungkap cara jitu melindungi anak di tengah beragamnya masalah kesehatan anak. Hal ini seiring dengan perayaan Hari Anak Nasional (HAN) 2022.

Salah satu penyakit yang sering diderita anak ialah disentri dengan jumlah pasien pada anak seluruh dunia mencapai 60 persen. Penyakit hepatitis juga menyerang anak. Berdasarkan laporan Kementrian Kesehatan RI per 17 Mei 2022, terdapat 14 anak yang diduga mengidap hepatitis akut, mulai dari anak di bawah usia 5 tahun hingga 16 tahun.
“Flu pun kerap kali menyerang anak-anak, tetapi saat ini sulit dipastikan jumlah pasiennya, karena masih pandemi covid19.

Peningkatan grafik covid-19 pada anak juga berbanding lurus dengan masalah kesehatan gizi di Indonesia,” ujar dr. Lucy Amelia, Sp.A, M.Kes., dalam perayaan HAN oleh Kalbe.
Beragam penyakit tersebut menjadi salah satu faktor penyebab terhambatnya tumbuh kembang anak, yang berisiko stunting. Padahal, tumbuh kembang anak perlu dijaga dengan baik, karena anak merupakan aset berharga bagi masa depan bangsa.

“Untuk menciptakan generasi penerus yang sehat, kreatif, dan berprestasi, ibu harus memperhatikan kesehatan fisik, motorik, dan kognitif anaknya. Ketiga hal tersebut dipengaruhi oleh asupan nutrisi yang dikonsumsi anak di setiap harinya,” papar dr. Lucy. “Pemenuhan asupan nutrisi dapat membantu mencegah terjadinya penyakit yang dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan anak,” tambahnya, Oleh karena itu, orang tua perlu memperhatikan kesehatan anak melalui medical check up, yang juga memberikan informasi tentang status gizi anak. Selain itu, orang tua bisa mendeteksi sedini mungkin jika ada penyimpangan kesehatan anak, sehingga dapat segera melakukan penanganan sesuai kebutuhan.

“Jika anak tidak melakukan medical check up sejak dini dan rutin, maka orang tua tidak tahu penyakit bawaan yang bisa saja diderita oleh anak, atau penyakit baru dari virus dan bakteri masuk ke dalam tubuh anak,” jelas dr. Lucy.

Salah satu bentuk kecil yang dapat mulai dilakukan orang tua ialah memperhatikan kesehatan pencernaan anak. Peran probiotik dapat membantu mendukung kebutuhan kesehatan pencernaan anak.
“Probiotik memiliki peranan dalam mendukung tumbuh kembang anak dengan menjaga keseimbangan microbiota di saluran cerna, sehingga kesehatan pencernaan anak terjaga dengan baik, yang akan berdampak pada imunitas dan tumbuh kembang anak,” ungkap Brand Manager Kalbe, Apt. Brigita Puspita, S.Farm.


“PT Kalbe Farma Tbk memiliki Liprolac, dengan dua sediaan, yaitu Liprolac baby drops dengan kandungan probiotik BB-12; dan Liprolac Kids Sachet dengan kandungan 5 jenis probiotik, prebiotik, dan vitamin dengan rasa vanilla. Kedua sediaan Liprolac tidak perlu dimasukkan ke kulkas, sudah tersertifikasi BPOM, dan halal,” tutur Brigita.

Pada perayaan HAN, KECC mengadakan health talk bertema Anak Terlindungi, Indonesia Maju dan subtema Anak Sehat, Kreatif, & Berprestasi. Selain itu, ada juga Children Medical Check Up, tes mengenal potensi anak, hingga face painting, di Jakarta Aquarium Safari, Neo Soho Central Park Mall, Jakarta Barat.

Sekilas tentang Kalbe Ethical Customer Care (KECC) Kalbe Ethical Customer Care atau KECC adalah suatu wadah yang dikhususkan untuk memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai kesehatan secara menyeluruh. KECC berusaha agar masyarakat sadar dan peduli akan pentingnya kesehatan. Selain itu, masyarakat juga diajak untuk senantiasa mengetahui dan melakukan pencegahan dan pengobatan penyakit terutama penyakit degeneratif atau kronis. Di setiap kegiatannya, KECC juga melakukan berbagai pemeriksaan untuk para peserta seperti: tes keropos tulang, gula darah, tekanan darah, dll.

Sekilas tentang Kalbe PT Kalbe Farma Tbk (Kalbe) berdiri sejak tahun 1966 dan merupakan salah satu perusahaan farmasi terbuka terbesar di Asia Tenggara. Kalbe memiliki empat divisi utama yang menangani portofolio merek yang handal dan beragam; divisi obat resep, divisi produk kesehatan yang menangani obat bebas, multivitamin dan minuman supplemen siap saji, divisi nutrisi; dan divisi distribusi & logistik.
Kalbe juga telah mengembangkan ekosistem layanan digital bagi masyarakat yang bersifat B2B yakni EMOS dan layanan B2C yakni KlikDokter. EMOS adalah sistem aplikasi order management yang memudahkan saluran distribusi melakukan manajemen stok atau supply chain, sedangkan KlikDokter adalah platform digital untuk layanan kesehatan khususnya telemedicine yang menyediakan konsultasi kesehatan dan produk-produk kesehatan yang dibutuhkan masyarakat.

Kalbe kini memiliki lebih dari 40 anak perusahaan dan 15 fasilitas produksi berstandar internasional, dan mempekerjakan sekitar 16.000 karyawan, yang tersebar di 76 cabang di seluruh Indonesia. Sejak tahun 1991, saham Kalbe tercatat di Bursa Efek Indonesia (IDX:KLBF).(Red)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *