“Jika kita akhlakul karimah, maka keberadaan kita akan dirasa aman, nyaman, dan bermanfaat bagi orang lain. Keberadaan kita harus dapat memberikan manfaat kepada orang lain. Patut dibanggakan apabila hasil kerja kita bisa menjadi input untuk keberhasilan organisasi,” jelasnya.

Menteri Basuki juga menekankan pentingnya menjaga kepercayaan dan loyalitas antara pimpinan dan staf. “Pimpinan wajib memperhatikan dan memberikan kepercayaan kepada bawahannya. Jika bawahan sudah dipercaya dan dipenuhi haknya, pimpinan juga berhak meminta loyalitas bawahan untuk bekerja dengan baik. Tentunya kredibilitas perlu dijaga untuk mempertahankan kepercayaan dan loyalitas tersebut,” katanya.
Terakhir, Menteri Basuki berpesan kepada para calon pemimpin untuk selalu kuat, berani, dan berjiwa seni. “Kuat dalam arti kompeten dan profesional, berani karena berintegritas, dan berjiwa seni sehingga mampu berinovasi dan berimprovisasi sesuai kondisi di lapangan,” pesannya.
(Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR)






