Terdorong oleh permasalahan tersebut, maka, lanjut Shafira, team Makara Tech berinovasi menciptakan VirtuoStroke sebagai sebuah aplikasi berbasis smartphone yang membawa rehabilitasi stroke dari rumah sakit ke dalam sebuah solusi yang terjangkau dari rumah, aplikasi ini juga menyediakan tiga fitur utama yang dapat membantu setiap pasien mendapatkan rencana rehabilitasi stroke yang baik, yaitu pertama permainan yang dapat melatih gerakan (motion controlled games). Pada fitur kedua, aplikasi menyajikan data yang dapat melacak kemajuan rehabilitasi, dan fitur ketiga memberikan kemudahan bagi pasien untuk konsultasi dengan dokter jarak jauh.
“Ya, alhamdulliah dengan aplikasi tersebut, kami dapat meenjadi salah satu finalis di ajang Imagine Cup 2022 yang diselenggarakan dengan tujuan agar mahasiswa berbakat dari seluruh dunia dapat mengaplikasikan imajinasinya. Selain itu, agar mereka memiliki ruang untuk menunjukkan solusi teknologi inovatif yang diciptakan untuk menjawab tantangan-tangangan terbesar di dunia, serta untuk missi kemanusiaan, teknologi itu harus dikembangkan untuk kemaslahatan umat manusia” pungkas Shafira. (*chy/red)






