Depok, Porosnusantara.co.id
Kata siapa, mahasiswa Indonesia hanya bisa mengkonsumsi teknologi dari bangsa lain, dan juga hanya sebagai obyek pasar teknologi, ungkapan itu, tidak benar, namun ungkapan itu justru memicu para mahasiswa Indonesia untuk meraih prestasi, bukan hanya dilevel nasional, melainkan bahkan meraih prestasi di level International, hal inilah yang dibuktikan oleh Tim Makara Tech yang terdiri dari tiga mahasiswa Fakultas Ilmu Komputer Universitas Indonesia (Fasilkom UI) menjadi finalis kompetisi yang diselenggarakan oleh Microsoft. Ketiga mahasiswa itu, membuat rancangan aplikasi yang dinamakan VirtuoStroke.
Adapun dalam penyelenggaraan kompetisi teknologi Imagine Cup 2022 bertaraf international tersebut, hasil inovasi buatan Team Makara Tech, dinamai VirtuoStroke itu telah mengantarkan Shafira Ayu Maharani, Zafira Binta, dan Muhammad Danial Yusra (mahasiswa Fasilkom UI, yang kemudian melanjutkan studinya ke Tokyo Institute of Technology/Tokyo Tech), melalui proses perjuangan yang tidak mudah untuk menjadi finalis dunia dan berhasil masuk 16 besar untuk Asia region, ajang kompetisi Imagine Cup yang dapat dikatakan dengan sebutan dikenal sebagai ajang “Olimpiade Teknologi”, merupakan salah satu kompetisi paling bergengsi di dunia dalam bidang teknologi dan perancangan perangkat lunak.
Saat ditemui wartawan, Shafira mewakili Team Makara Tech, mengatakan bahwa penciptaan teknologi aplikasi VirtuoStroke, di dorong oleh rasa keprihatinan terhadap masih banyaknya kendala dalam penanganan penyembuhan penyakit Stroke yang terjadi di Indonesia.
“Selain banyaknya kendala yang dihadapi dalam penyembuhan penyakit stroke, para penderita juga dihadapkan pada masalah biaya pengobatan yang mahal, kurangnya aksesibilitas, kurangnya motivasi pasien, dan ketakutan akibat Covid-19,” ungkap Shafira kepada pers, Kamis (7/4/2022) di Kampus UI Depok.






