Tak hanya itu pertanian kuningan juga menerima Alsintan dari Kementan untuk menjaga kestabilan stok pangan yang akan dibutuhkan pada masa Ramadhan, Alat-alat pertanian tersebut berupa pupuk, pompa air, traktor, combine harvester, embung, dan lainnya.
Pada saat diwawancarai Andi yang merupakan salah satu petani yang berada di Kuningan menyuarakan harapannya kepada Kementan untuk tetap mengirimkan bantuan-banuan kepada petani khususnya pada daerah Kuningan. Andi juga menyebutkan bahwa dengan bantuan alsintan yang telah diberikan memberikan dampak yang efisien bagi petani dalam melakukan pertanian.
“Untuk mengelola sawah kita gunakan traktor dari pemerintah, biayanya murah dan juga cepat. Sedangkan jika menggunakan cara tradisional memakan waktu yang sangat lama” Tutur Abdul salah satu petani
Data menyebutkan Alsintan yang telah diberikan mampu memberikan pengaruh yang sangat positif untuk kesejahteraan pada petani, Alsintan dari data yang didapat di lapangan memaparkan mampu menekan biaya operasional 35 hingga 48 persen dalam produksi para petani.

Pada saat akhir Abdul juga menuturkan bahwa bantuan yang datang melalui pemerintah ataupun Kementan selalu datang sesuai jadwal yang telah di bicarakan sebelumnya, baik itu pupuk, pompa air dan alat mesin pertanian. Ia juga menyebutkan bahwa terkadang bantuan seperti pupuk dijual kembali sehingga dampaknya tidak terlalu dirasakan.
Disisi lain produksi padi yang berada di Kabupaten Kuningan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kuningan yaitu Drs. H. Ahmad Juber, M. Si mengatakan mengalami surplus mencapai 100 ribu ton lebih, hal tersebut tak lain merupakan dampak yang telah diberikan oleh Kementan dalam memberikan bantuannya kepada petani kuningan.






