“IHSG nampaknya dapat berpotensi menguat. Meskipun Dari dalam negeri masih akan minim sentimen terutama dari data ekonomi, akan tetapi Dari global investor, nampaknya perkembangan IHSG dan juga perkembangan saham di lantai bursa saham masih akan mencermati perkembangan konfik Rusia-Ukraina serta mencermati rilis data ekonomi dari AS,” ungkap Dennies
Sementara itu, juga diperoleh informasi dari Wall Street Berakhir Melemah Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS di pasar spot pagi ini melemah. Melansir Bloomberg, pukul 09.03 WIB rupiah bergerak pada level Rp 14.371 per dollar AS, atau turun 24 poin (0,17 persen) dibanding penutupan sebelumnya di level Rp 14.346 per dollar AS. (*chy)






