Konflik Rusia-Ukraina, Melemahkan Pergerakan IHSG dan Rupiah

Jakarta, Porosnusantara.co.id

Invasi Rusia ke Ukraina, yang saat ini masih berlangsung, dan bahkan belum menandakan adanya genjata senjata dari kedua belah pihak, ternyata sangat berpengaruh bukan hanya pada sector politik International saja, namun juga sangat mempengaruhi perkembangan Indeks Harga Saham Gabungan, indikasi ini nampak adanya informasi yang diperoleh dari lantai Bursa Efek Indonesia (BEI), yang menyebutkan bahwa pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berada di zona merah pada awal perdagangan) Kamis (24/3/2022) pagi ini.

Hal itu juga mempengaruhi pergerakan rupiah yang ikut melemah pada perdagangan pasar spot. Melansir data RTI, pukul 09.05 WIB, IHSG berada pada level 6.983,08 atau turun 13,03 poin (0,19 persen) dibanding penutupan sebelumnya pada level 6.996,11. Sebanyak 193 saham melaju di zona hijau dan 135 saham di zona merah. Sedangkan 216 saham lainnya stagnan. Adapun nilai transaksi hingga saat ini mencapai Rp 1,07 triliun dengan volume 1,8 miliar saham.

Sementara itu, situasi serupa juga dialami Bursa Asia yang mayoritas berada di zona merah dengan penurunan Nikkei 0,9 persen, Hang Seng Hong Kong 0,3 persen, dan Shanghai Komposit 0,6 persen. Sementara itu, Strait Times menguat 0,6 persen. Wall Street pagi ini ditutup merah dengan penurunan Dow Jones Industrial Average (DJIA) 1,29 persen, S&P 500 melemah 1,23 persen, dan Nasdaq Komposit turun 1,3 persen.

Kondisi ini, menurut Research Analyst Artha Sekuritas Indonesia Dennies Christoper kepada wartawan, Kamis (24/3/2022) di Jakarta, ia mengatakan bahwa secara teknikal candlestick, indeks membentuk higher high dan higher low dengan volume yang masih cukup tinggi mengindikasikan trend bullish masih cukup kuat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *