Ditjen Bimas Katolik Prioritaskan Transformasi Layanan Umat dan Tahun Toleransi 2022

“Ini saya kira perlu dilakukan. Menginventarisir komplektisitas kebutuhan masalah. Sehingga kita bisa terukur dan terstruktur dalam menyelesiakan masalah. Apa sebenarnya masalah yang dimiliki umat Katolik. Setelah menemukan masalah, kemudian dicarikan solusinya. Jangan hanya mencari masalah tanpa ada solusi,” pesan Menag.

Hadir dalam Rakor, perwakilan Konferensi Waligereja Indonesia, Plt Dirjen Bimas Katolik A.M. Adiyarto Sumardjono, Staf Khusus dan Tenaga Ahli Menteri Agama, di antaranya Wibowo Prasetyo, Nuruzzaman, dan Abdul Qodir.

Sementara itu, Plt Dirjen Bimas Katolik A.M. Adiyarto Sumardjono dalam laporannya menyampaikan Rakor telah dibuka pada Selasa (22/3/2022) malam dan akan berlangsung hingga Sabtu, 26 Maret 2022.

Rakor diikuti segenap Pejabat Ditjen Bimas Katolik, pusat dan daerah, mulai dari unsur Pimpinan Tinggi, Ketua Sekolah Tinggi Agama Katolik Negeri Pontianak, Perwakilan dari KWI, Pejabat Administrator, Pengawas dan Pejabat Fungsional, Kepala Bidang dan Pembimas Katolik serta Kepala Sekolah Menengah Agama Katolik Negeri Keerom, Ende, dan Samosir. Terdapat 98 peserta yang mengikuti Rakor secara luring, sementara 156 peserta mengikutinya secara daring.

Ditjen Bimas Katolik mengundang narasumber baik internal dan eksternal dalam Rakor ini. Di antara narasumber yang hadir adalah Tomi “Ucok” Aryanto dari Tempo Media Group (Strategi Komunikasi Publik dalam Memperkuat Layanan Bimas Katolik: Perspektif Media), Romo Carolus Putranto Tri Hidayat dari Komisi Kateketik Keuskupan Agung Jakarta mewakili Uskup Agung Jakarta (Umat Katolik untuk Indonesia Maju dan Toleran), Prof. Ahmad “Inung” Zainul Hamdi Guru Besar UIN Sunan Ampel (Implementasi Moderasi Beragama di Indonesia), Wibowo Prasetyo Stafsus Bidang IT dan Media (Transformasi Layanan Umat Berbasis Digital).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *