Berkat pengalaman dan pendidikan yang dimiliki, pria kelahiran Banyuwangi ini kerap melakukan _sharing knowledge_ tentang pentingnya penerapan _digital forensic_ dalam penanganan perkara kepabeanan dan cukai kepada para penyidik lain.
Sadar akan tugasnya sebagai ASN, Nanang membangun berbagai terobosan dengan tujuan memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat serta negara, terlebih adanya pandemi Covid-19. Berdasarkan hal tersebut, pria lulusan ilmu hukum Universitas Indonesia ini menginisiasi program Komplek Bea Cukai Berbagi yang merupakan gerakan berbagi dengan mengumpulkan donasi dari warga komplek yang disalurkan pada kurang lebih 260 anak yatim, jompo, duafa dan penyandang disabilitas di sekitar komplek.
Tindakan lain yang dilakukan ialah kegiatan Jumat Berbagi, dimana terdapat pembagian sembako, santunan ataupun kegiatan khitanan massal pada hari besar keagamaan. Pada momen tertentu, kegiatan tersebut juga menggandeng DWP Kanwil DJBC Jawa Barat dalam penggalangan donasi untuk disalurkan kepada korban bencana alam, bantuan vitamin bagi terdampak Covid-19, dan santunan bagi keluarga pegawai kontrak yang meninggal dunia karena Covid-19.
Perkembangan teknologi yang kian pesat juga membawa Nanang yang pernah bertugas menjadi Pelaksana Pemeriksa (Customs Inspector) pada KPPBC Malang ini menjadi Inisiator dan Founder ID PEDIA. Terobosan tersebut merupakan sebuah aplikasi perpustakaan digital digabungkan dengan Donasi Online pertama yang ada pada DKM (masjid/musala) di instansi pemerintah. “Aplikasi ini diharapkan dapat membangun budaya literasi sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah pandemi,” ujarnya.
Sebagai Top 5 ASN Terbaik Bidang Pengawasan pada ASN Award DJBC 2021, Nanang juga mendirikan Petani Muda Berkah Argo, yang merupakan forum komunikasi dan komunitas para petani muda dan kaum milenial. Wadah tersebut bertujuan membantu pelaku UMKM sektor pertanian dengan memberikan edukasi dan memanfaatkan teknologi informasi dalam manajemen agribisnis, memberikan kesempatan lapangan kerja bagi sekitar 50 kepala keluarga dan puluhan pemuda di Kabupaten Lampung Timur dan sekitarnya.






