Dalam Sambutannya Bupati Lampung Barat, Hi. Parosil Mabsus mengatakan,” Selaku kepala daerah, saya memberi apresiasi khusus kepada Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung dan Kepala Kantor Kementerian Agama Lampung Barat yang telah membentuk kampung sadar kerukunan ini Alhamdulilah hari ini Kepala Kantor Wilayah Kementerian Provinsi Lampung dan Kepala Kantor Kementerian Agama Lampung Barat sudah mewujudkan angan-angan pak bupati membentuk pekon pancasila atau kampung sadar kerukunan yang ada di Lampung Barat,” Imbuh Bupati.

Lanjut Parosil,” Menjaga kerukunan ini penting, dan bukan hanya tugas kementerian agama atau tokoh agama saja, tetapi menjaga kerukunan ini ialah tugas kita semua. Indonesia yang terbentuk dari sabang sampai merauke ini bukan dari satu agama atau suku saja, tetapi terbentuk dari kebersamaan seluruh komponen Perbedaan ini menjadi konsep pemikiran pendiri bangsa. Mendirikan NKRI ini membutuhkan tenaga, materi hingga air mata dan nyawa. Tugas kita hari ini menjaga kerukunan dari perbedaan itu. Kalua ada perbedaan, mari kita melihat ke belakang terbentuknya NKRI ini Kita tidak boleh mengintervensi agama, suku dan ras lain, tapi bagaimana kita menjaga kebersamaan dan persatuan,” Lanjutnya.
” Kalau bicara Pekon Srimenanti, di sini ada umat hindu yang memberi kontribusi nyata, diakui atau tidak diakui umat hindu inilah yang mempelopori Pekon Srimenanti mempunyai destinasi wisata kampung bali. Sehingga dengan adanya wisata kampung bali yang dikelola umat hindu ini, Pekon Srimenanti semakin dikenal Mari sama-sama kita menciptakan suasana kerukunan, saling menghormati dan saling menghargai. Semoga perbedaan ini menjadi anugerah dalam mewujudkan Lampung Barat Hebat dan Sejahtera, menuju Lampung Berjaya dan Indonesia Maju Terimakasih saya ucapkan kepada seluruh pihak yang telah mendukung, sehingga Pekon Srimenanti menjadi pilot projek di Lampung Barat, semoga ini menjadi contoh bagi pekon-pokon lainnya,” Tutup Parosil.






