Dishub Wajo Hadirkan Tim Kalibrasi Alat Uji KIR Transportasi

Porosnusantara.co.id – WAJO SULSEL,  – Ditjen Perhubungan darat dan kalibrasi alat uji telah hadir di Kabupaten Wajo guna melakukan Uji Kir Transportasi, Kamis 08 Junli 2021, bertempat di halaman Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Wajo. Nampak hadir dari Tim Ditjen Perhubungan Darat Kalibrasi Alat Uji, yakni Abdurrahim. A. Md, Apriana. A.Md PKB, dan Gusti Nyoman Rai Suparta. A.Ma.PKB, sedangkan dari Dinas Perhubungan Kadis Perhubungan Kab. Wajo Andi Hasanuddin. S.sos. M.Si dan Abd Ryzqi Ahmad Yani. A.Md. PKB.

Kepala Dinas
Perhubungan Kabupaten Wajo Andi Hasauddin. S.Sos. M.si, memaparkan bahwa kehadiran Tim Kalibrasi alat Uji Transportasi di Kabupaten Wajo ini adalah untuk melakukan Uji KIR transportasi, yang memang alat KIR di Dinas Perhubungan sudah perlu dilakukan

BACA JUGA  SEKDA NTT WANTI-WANTI ASN JELANG PILGUB 2018

Lanjut Andi Hasanuddin, dalam menjamin kelayakan kendaraan penumpang atau barang ( Angkot, bus, truk ) yang ada dijalan sudah seharusnya diawasi oleh Pemerintah , pengawasan yang dilakukan tersebut berupa uji KIR (Uji berkala).

Uji berkala yang dilakukan pemerintah khususnya kementerian perhubungan , sudah jelas diatur dalam Undang – undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan jalan (PPLJR) serta diperdalam Pembahasannya pada Peaturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia nomor PM 133 tahun 2015 tentang pengujian berkala kendaraan bermotor ( Permenhub PBKB )
Pada pasal 53 ayat 1 UU LLAJ, Uji berkala sebagaimana dimaksud, Wajib dilakukan untuk mobil penumpang umum, bus, barang, kereta gandengan, dan kereta tempelan yang dioperasikan di jalan, lalu pada pasal 2, pengujan berkala tersebut meliputi kegiatan, pemeriksaan dan pengujian fisik, serta pengesahan hasil Uji.

BACA JUGA  Inovasi Kris dari Klungkung: Cukup Telepon 118, Ambulans Tiba 15 Menit

Selain pada pasal 53, aturan Uji berkala ini secara lebih lanjut diperjelas pada pasal 54 dan 55, UU LLAJ, terkait dengan waktu pelaksanaannya, juga sudah dijelaskan pada pasal 5 ayat 3 Permenhub PBKB, dimana uji berkala perdana dilakukan paling lama satu tahun, setelah lebih surat tanda nomor kendaraan ( STNK ) yang pertama kali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *