Sebaiknya Ketum PGI menerima masukan terlebih dahulu dari berbagai elemen masyarakat termasuk mereka yang tidak lulus test tersebut.
Setelah ditampung masukan-masukan itu, baru kemudian mengeluarkan pernyataan sikap atas adanya indikasi pelemahan KPK. Bahkan PGI bisa menyampaikan langsung pernyataan tersebut ke lembaga-lembaga yang terkait, selain dipublikasikan.
Kepada KPK sendiri, lanjut Djasarmen agar tidak ada tuduhan pelemahan di lembaga antirasuah itu, KPK segera membuktikan dengan mengusut kasus-kasus korupsi besar yang banyak merugikan negara. Karena dengan diungkapnya kasus-kasus besar otomatis akan menghilangkan keraguan masyarakat terhadap issue pelemahan KPK.
Kepada warga gereja dan masyarakat umumnya, jangan lekas membuat pernyataan sikap yang terburu-buru dan meng kritik serta membully PGI tanpa terlebih dulu mengetahui apa ranah yang dikerjakan PGI selama ini.
Sebagai wadah persekutuan, bagi yang merasa anggota PGI atau simpatisan, mari kita duduk bersama diskusi demi bangsa dan negara Indonesia, pungkas Djasarmen menutup pembicaraan.
Reporter: Johan Sopaheluwakan
.






