Kesimpulan dari para tokoh adat, bahwa semua sepakat agar pelaksanaan pilkada pemungutan suara ulang di Kabupaten Nabire alangkah baiknya di selenggarakan oleh KPU pusat, KPU Provinsi dan atau Bawaslu Pusat dan atau Bawaslu Provinsi agar bisa menghasilkan Pilkada PSU yang jujur dan adil, sehingga tidak menimbulkan konflik di tengah masyarakat yang ada kabupaten Nabire.
Adapun Para Tokoh Adat yang hadir dalam jumpa pers tersebut diantaranya, Kepala suku besar Wate, Alex Raiki. kepala himpunan dewan adat suku Mee di Nabire, Permianus, Fery Youw. Kepala suku Yaur, Saul Waiwoi. Kepala suku Moora, Donatus Yacob Sembor. Ketua Badan Musyawarah adat Kabupaten Nabire, Agus Rumatrai. Anggota luar biasa Badan Musyawarah Adat Kabupaten Nabire, Wartanoi Hubert. Ketua Lembaga Masyarakat Adat Kabupaten Nabire, Karel Misiro. Kepala Suku Besar Dani, Damal, Dauwa, Nduga (D3N), Ayub Wonda. Kepala Sub suku Wate Kampung Oheye, Yohan Wanaha. (Spd)






