Porosnusantara.co.id | Tojo Una-Una — Dugaan pemotongan upah relawan pada Dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) Tombo kembali menjadi sorotan publik. Pemotongan tersebut diduga dilakukan tanpa dasar petunjuk teknis (juknis) yang jelas, sehingga memunculkan keluhan dari sejumlah relawan yang terlibat dalam operasional program.
Sejumlah pihak menilai kebijakan tersebut perlu segera mendapat perhatian serius agar tidak menimbulkan polemik berkepanjangan di tengah masyarakat. Mereka juga meminta transparansi terkait mekanisme pembayaran honor relawan, termasuk dasar perhitungan dan kebijakan pemotongan upah yang diterapkan.
Akibat munculnya persoalan tersebut, Ketua Satgas MBG Kabupaten Tojo Una-Una didesak untuk turun tangan melakukan evaluasi dan klarifikasi guna memastikan pengelolaan program berjalan sesuai aturan serta tidak merugikan para relawan.
Menurut informasi yang berkembang, para relawan mempertanyakan alasan pemotongan honor karena hingga kini belum ada penjelasan resmi terkait juknis maupun ketentuan yang menjadi dasar kebijakan tersebut.
Masyarakat berharap persoalan ini dapat segera diselesaikan secara terbuka dan bijaksana agar tidak mengganggu pelaksanaan Program MBG yang bertujuan membantu pemenuhan gizi masyarakat.






