H Sarmili juga menjelaskan, tadinya Bang Japar Indonesia akan mendirikan posko dapur umum, tetapi sudah ada dari Dinas Sosial. Maka pihaknya hanya mendirikan posko yang menyediakan beberapa paket sembako dan pakaian layak pakai.
“BJI mempunyai misi program bantuan bencana sampai semua ini selesai. Sehingga mereka yang terdampak tidak membutuhkannnya lagi dan sudah bisa berjalan sendiri,” ucapnya.
Selain itu sambung H.Sarmili, bagi warga korban kebakaran yang membutukan surat-surat berharga atau berkas-berkas yang hilang akibat kebakaran seperti hak kepemilikan, Bang Japar Indonesia dan kantor hukum Marslaw siap menolong dan membuatnya kembali.
“Kami dari kantor hukum Marslaw dab BJI siap membantu warga membuat surat-surat berharga yang hilang akibat dampak kebakaran,” imbuhnya.
(Johan Sopaheluwakan)






