Daerah  

Diduga lakukan malpraktek di Rs Harapan bersama, dr. Veridiana hilangkan nyawa orang di Singkawang.

Poros Indonesia, Singkawang Kalbar – Lagi-lagi terjadi malpraktek, diduga salah melakukan tindakan medis, disalah satu rumah sakit di kota Singkawang. Pihak korban dalam hal ini Suprapto sudah melaporkan ke Polres Singkawang.

Pekerjaan seorang dokter itu selalu bersentuhan dengan nyawa seseorang, oleh sebab itu dibutuhkan profesionalisme nya dan ketelitian dalam mendiagnosa penyakit pasien.

Suprapto adalah seorang purnawirawan Polri, mendatangi kantor media Poros Indonesia dan menceritakan kronologis perawatan istrinya waktu di bawa ke rumah sakit harapan bersama, pada tanggal 8 bulan Januari 2020,  yang mana berawal dari keluhan istri saya yang merasakan sakit di bawah pusar, Jadi saya bawa pada waktu itu kepada dokter Sungkono, setelah di USG, dokter Sungkono mengatakan penyakit yang diderita istri bapak adalah penyakit mioma, jadi pada waktu itu sempat dibawa ke rumah sakit beliau, Rumah Sakit Wempe di Pasiran.

Begitu istri saya dibawa ke ruangan operasi tiba-tiba tekanan darah istri saya naik 230 sehingga Pak Dokter Soekarno tidak bersedia untuk mengoperasi.

Masih Suprapto, Setelah itu pada tanggal 16 bulan Maret 2020 saya bawa istri saya ke klinik dan Apotek Insan Citra Madani (ICM), dan ditangani dokter Novi, di situ juga Hasilnya sama Mioma, di rawat jalan sambil makan obat, setelah habis obatnya tanggal 03 bulan April 2020 saya bawa ke dokter Davis, juga mengatakan istri bapak  menderita penyakit Mioma, karena saya pikir namanya penyakit dibiarkan nanti makin parah, maka saya bawa ke rumah sakit Harapan Bersama, setelah diperiksa oleh dr. Veridiana, istri saya langsung di USG, kemudian dr.

Veridiana mengatakan malam ini jam 9 istri bapak di operasi dan saya diminta untuk menanda tangani berkas. Setelah setengah jam dari jam 9 malam tiba-tiba seorang perawat mencari saya dan mengatakan bapak di panggil dokter Veridiana, setelah ketemu saya melihat diruang operasi ada istri saya bersama 6 orang perawat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *