Mutasi di lingkungan Pemkab Wajo bergerak hari ini, ini kata Bupati Wajo.

Dijelaskan kalau Mimpinya menghadirkan pemerintah amanah menuju Wajo yang maju dan sejahtera, apa itu pemerintahan amanah adalah pemerintahan yang tidak membebani orang, pemerintahan yang melayani masyarakat.

Bupati Wajo katakan kalau dia dengan Pak Wakil Bupati sudah mewakafkan diri untuk menjadi pelayan masyarakat Wajo sampai 2024, dan tentu bapak Ibu, saudara-saudara sekalian dibawa yang mengawal ini, agar maju dan sejahtera, maju dalam layanan, bisa cepat, bisa murah, bisa mudah, menyenangkan walaupun orang lain menunggu lama tapi menyenangkan karena caranya melayani, cara bertutur kata, cara berekspresi dan ini semua yang harus dipindahkan kepada saudara-saudara sekalian sebagai perwakilan pemerintah di bawah.

“Saya berharap, beberapa kebiasaan kebiasaan atau karakter budaya kita yang selama ini banyak kita perlu rubah bersama-sama, saya berharap 2020 ini Kita hadir bersama untuk mengawal dengan baik agar ekonominya maju, jalanannya nanti sudah mantap, kami dengan H. Amran, SE menjanjikan jalan mantap 1.000 km, dan ini tidak mudah, baik dari penganggaran maupun pelaksanaannya dan masyarakat harus menikmati sampai 2024,” jelas Bupati Wajo.

Dikatakan kalau seluruh ruas ruas jalan harus dalam kondisi mantap, apa yang dibilang mantap berdasarkan undang-undang bisa dilalui dalam sekian km per jam.

Dikatakan kalau infrastruktur harus dialokasikan sebesar-besarnya untuk dinikmati, karena seluruh sektor-sektor yang lain tidak bisa dilanjutkan misal pariwisata, ekonomi, pendapatan masyarakat pasti banyak biayanya, bagaimana produksi padi, jagung atau apapun yang di tanaman masyarakat, kalau jalannya jelek pasti mereka hanya menikmati sedikit karena ongkosnya besar.

“Kita harus samakan persepsi kita, budget kita harus diprioritaskan di situ.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *