Sawahlunto,Poros Nusantara – Mendorong keterlibatan generasi muda dalam Pelestarian Cagar Budaya Warisan Dunia, Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Kota Sawahlunto melakukan sosialisasi museum dan situs Lubang Suro kepada pelajar SMP se-Kota Sawahlunto.
Dalam kegiatan yang digelar dari 11 – 12 September 2019 ini para siswa tidak hanya disuguhi materi tapi juga diajak mengunjungi situs – situs bersejarah.
Syefrizal Sekretaris Dinas terkait mengatakan dengan sosialisasi ini diharapkan menambah pengetahuan dan menjadi motifasi bagi generasi muda untuk ambil peran dalam pengawasan dan pelestarian cagar budaya.
Yang tak kalah pentingnya mendorong peran aktif generasi muda ikut mempromosikan cagar budaya yang ada di kota ini.
Karena upaya pelestarian sejarah dan warisan budaya tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah saja.
Sementara itu Risnawati Kasi Permuseuman mengungkapkan saat ini Museum Gudang Ransum telah mendapat pengakuan peningkatan kualitas dari akreditasi C, sekarang akreditasi B.
Peningkatan Akreditasi ini diberikan oleh Kementrian Pendidikan Kebudayaan setelah melakukan penilaian ke Sawahlunto pada 2018.
Untuk peningkatan mutu, pengelola museum melakukan berbagai perbaikan, penataan baru dan pengayaan koleksi.
Pemindahan kantor Dinas Kebudayaan dan Peninggalan sejarah keluar dari komplek museum menjadi salah satu strategi memperkaya ruang display yang dibutuhkan sekaligus mengembalikan fungsi museum.
Saat ini Museum yang pernah memproduksi ribuan porsi ransum untuk pekerja tambang
dan tercatat sebagai dapur dengan teknologi paling canggih pada masanya, kini telah memiliki lebih dari 500 koleksi benda bersejarah.
(humas)






