Kerjasama Kementan – JICA Dorong Petani Hadirkan Produk Hortikultura Berkualitas

 
 

“Fokusnya adalah bagaimana memodernisasi sistem produksi dan distribusi produk pertanian yang aman dan berkualitas tinggi. Di sini petani mendapatkan edukasi bagaimana meningkatkan kualitas hasil produksi, berproduksi secara kontinyu dan memiliki jejaring,” beber dia di tempat yang sama.

Dodo – sapaannya – menjelaskan, selama berjalannya proyek, terdapat banyak perubahan dalam hal perbaikan sistem distribusi produk hortikultura. Selain mendapat bantuan benih dan sarana produksi, petani mendapat pengetahuan dalam hal meminimalisir biaya usaha tani.

 

“Kami akan terus memperbaiki sistem ini. Kami menyambut baik para petani yang tergabung dalam program ini. Terlepas apabila sudah tidak lagi diperpanjang, harapannya pembinaan yang diterima selama ini terus diaplikasikan. Kami juga hubungkan dengan para pelaku usaha. Hal ini menguntungkan pelaku usaha karena tentunya pasar menginginkan produk bagus dan jelas barangnya selalu teersedia,” papar Dodo.

Dodo juga menyebutkan, dalam skala pembiayaan, perbankan juga dilibatkan. Ini akan semakin menyemangati para petani untuk terus bertanam.

“Ini adalah kerja sama yang holistik, di mana petani mendapat bantuan benih, sarana produksi pertanian, akses perbankan hingga dihubungkan ke pasar. Sekarang tinggal bagaimana komitmen petani untuk terus menghasilkan produk berkualitas,” tukas Dodo.

Pemda Dukung Program JICA

Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Bogor, Siti Nurianty mengapresiasi program ini. Dirinya mengungkapkan, para petani di Bogor terbantukan dan teredukasi dengan baik.

“Mereka dibekali keterampilan secara komprehensif. Mulai dari pembenihan, teknik budidaya, pemasaran, sampai distribusinya. Singkatnya dari hulu ke hilir dibantu,” ucap Siti saat memberi sambutan.

 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *