“Khusus untuk tahun 2019, sampai dengan 19 September 2019 capaian layanan IB nasional adalah sebanyak 2.677.130 ekor atau 89,24% dari target 3 juta ekor dan capaian kebuntingan nasional sebanyak 1.613.887 ekor atau 76,85% dari target 2.1 juta ekor serta kelahiran sebanyak 1.446.055 ekor atau 86,07%,” tambahnya.
Adapun untuk Provinsi Jawa Tengah, sampai dengan 19 September 2019 capaian layanan IB adalah sebanyak 488.610 ekor atau 81,44% dari target 600.000 ekor dan capaian kebuntingan sebanyak 246.521 ekor atau 58,70% dari target 420.000 ekor serta kelahiran sebanyak 215.403 ekor atau 64,11% dari target 336.000.
Senada dengan Ketut, Bupati Rembang Abdul Hafidz berharap agar kegiatan Gelar Potensi Peternakan dan Gebyar Upsus Siwab dapat memotivasi peternak dan para pelaku usaha untuk meningkatkan usaha dan produktivitas peternakannya. Abdul Hafidz juga menginformasikan bahwa Kabupaten Rembang sudah ditetapkan sebagai sumber produksi sapi Peranakan Ongole (PO) yang sudah terjamin kesehatannya.
Hal yang sama juga disampaikan oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan, Sekda Provinsi Jawa Tengah, Peni Rahayu yang menyambut baik dan mengapresiasi para peternak serta memberi motivasi mereka agar semakin besemangat dalam beternak. “Potensi petenakan di Jawa Tengah harus betul-betul dipelihara agar kesejahteraan peternak semakin baik,”ucapnya.






