Wisata Puncak Cemara Menjadi Incaran Wisatawan Pengunjung Dihari 3 Lebaran, Kota Sawahlunto Kembali Gairahkan Kepariwisataan

Porosnusantara.co.id – Libur lebaran ini, destinasi wisata Puncak Cemara Kota Sawahlunto menambah dua wahana baru, yakni spot foto di balon udara dan gantole. Dengan kehadiran dua wahana baru ini, pengunjung dibuat memiliki variasi – variasi foto liburan yang lebih beragam.

Sejauh ini, sampai libur lebaran hari kedua (Kamis, 06 Juni 2019) nyatanya kehadiran dua wahana baru itu berdampak cukup signifikan, baik untuk tingkat kunjungan maupun tingkat viral foto – foto dengan wahana baru itu di jagad media sosial.

“Untuk dua wahana baru ini (balon udara dan gantole), itu baru kita buka mulai tadi pagi. Namun memang sejak selesai dipasang kemaren, itu sudah cukup banyak pengunjung yang penasaran dan datang untuk mulai berfoto di sana,” kata Kepala Bidang Destinasi Wisata Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora), Defriyanto, ketika dihubungi Kamis, 06 Juni 2019.

Dari pantauan di media sosial, foto – foto warganet (netizen) di wahana baru Puncak Cemara ini juga mulai mengalami peningkatan yang perlahan namun pasti.

Disebutkan Defriyanto, untuk pengunjung yang ingin berfoto di wahana gantole itu terlebih dahulu membeli tiket seharga dua puluh ribu rupiah.

“Sementara, untuk wahana balon udara, itu tiketnya cuma sepuluh ribu rupiah,” ujar Defriyanto.

Untuk masa operasionalnya, pengunjung bisa berfoto di dua wahana tersebut sejak pukul delapan pagi, sampai pukul sepuluh malam.

Dihubungi terpisah, Walikota Sawahlunto Deri Asta menyebutkan bahwa penambahan dua wahana baru di Puncak Cemara itu merupakan bagian dari program Pemerintah Kota (Pemko) untuk membenahi dan memaksimalkan destinasi wisata di ‘Kota Arang’ tersebut.

“Kita kan memang sedang melakukan pembenahan dan mengoptimalkan destinasi wisata, termasuk salah satunya menambah wahana seperti di Puncak Cemara tersebut. Apalagi ini kita juga pas dengan momen libur lebaran. Jadi memang kita tingkatkan daya tarik destinasi wisata kita, seperti di Kandih kemaren, itu kita berhasil mendatangkan kembali dua ekor harimau Sumatera,” kata Deri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *