Pengembangan Melati Berpotensi Meningkatkan Pendapatan Masyarakat Banjar

Sri Wijayanti Yusuf, Plt Direktur Buah dan Florikultura menyampaikan bahwa potensi pengembangan melati baik budidaya maupun produk olahan di Kabupaten Banjar perlu terus ditingkatkan karena terbukti dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.

“Oleh karena itu, pada 2020 Kementan berencana akan mengalokasikan pengembangan kawasan melati seluas 19 ribu meter persegi di Kabupaten Banjar. Selain pengembangan kawasan, kami juga akan memberikan pelatihan budidaya melati yang baik dan benar melalui kegiatan penerapan GAP melati pada kelompok tani pelaksana kegiatan pengembangan kawasan,” papar Yanti. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *