Kemenkop Revitalisasi Tugu Koperasi

Berawal dari Keprihatinan

Sekretaris Kemenkop dan UKM Rully Indrawan mengatakan konsep besar revitalisasi tugu koperasi ini berawal dari keprihatinan Menteri Puspayoga setelah melihat kondisi tugu koperasi di Tasikmalaya beberapa bulan lalu.

” Kenapa tempat bersejarah bagi gerakan koperasi itu terlihat memprihatinkan.
Awalnya ditawarkan ke swasta, namun sejumlah koperasi besar siap menggarapnya, “jelas Sesmenkop.

Rencananya mega proyek gerakan koperasi ini akan di launching secara resmi di Purwokerto saat puncak peringatan Hari Koperasi Nasional pada 12 Juli 2019.

“Ini adalah sebuah langkah baru bagi lahirnya genersi kedua koperasi setelah para pendiri gerakan koperasi melakukannya di Tasik saat kongres koperasi pertama pada 1947,” tegas Rully Indrawan
Ia berharap revitalisasi tugu koperasi ini akan jadi momentum kebangkitan kembali koperasi di era milenial ini dan bisa menjadi gerakan nasional.

Prospek Tasik Bagus

Sementara itu Ketua forkom Koperasi Besar Indonesia, Iwan Setiawan mengatakan
gerakan koperasi ingin adanya sebuah monumen yang bisa dibanggakan di Indonesia, dan itu akan menjadi kenyataan setelah sejumlah koperasi besar diajak Menteri Puspayoga mengunjungi tugu koperasi di Tasikmalaya.
“Apalagi berdasarkan survei lapangan, kota Tasikmalaya ini prospektif. Disini sudah ada penerbangan langsung dari Jakarta, hotel berbintang, pusat perbelanjaan dan sebagainya,” kata Iwan.

Ia menjelaskan revitalisssi tugu koperasi akan berdiri diatas lahan seluas 9.432 m2 dengan
luas bangunan 17.120 m2. Hotel berbintang empat dengan 14 lantai nantinya akan dilengkapi dengan ruangan museum koperasi indonesia, kantor dan ruang pertemuan, gerai UKM dan kuliner serta pusat oleh-oleh Tasikmalaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *