Partai Buruh Lantik Pengurus Pleno Exco Pusat 2026–2031, Said Iqbal Tegaskan Partai Tetap Solid

Porosnusantara.co.id | Jakarta – Partai Buruh resmi melantik Pengurus Pleno Executive Committee (Exco) Pusat beserta badan sayap partai untuk masa bakti 2026–2031 di Gedung Pusat Perfilman H. Usmar Ismail, Jakarta, Senin (29/6/2026).

Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Presiden Partai Buruh, Said Iqbal. Seluruh pengurus yang dilantik mengucapkan ikrar sebagai bentuk komitmen menjaga integritas dan menjalankan amanah organisasi.

Dalam ikrar tersebut, para pengurus menyatakan siap menjunjung tinggi integritas, kejujuran, disiplin, solidaritas, kolektivitas kepemimpinan, serta semangat gotong royong. Mereka juga berkomitmen menolak segala bentuk korupsi, penyalahgunaan wewenang, politik uang, maupun tindakan lain yang dapat mencederai kehormatan Partai Buruh.

“Pada hari ini, Senin, 29 Juni 2026, pukul 14.30 WIB, Saudara-saudara sebagai Pengurus Pleno Exco Pusat Partai Buruh dan Sayap Partai Buruh dinyatakan resmi dan sah,” ujar Said Iqbal saat melantik jajaran pengurus.

Pengurus yang dilantik terdiri atas ketua, sekretaris, deputi, serta anggota dari berbagai bidang. Selain itu, Said Iqbal juga melantik pengurus Badan Saksi Nasional Partai Buruh dan pengurus organisasi sayap Partai Buruh periode 2026–2031.

Usai pelantikan, Said Iqbal mengajak seluruh kader untuk memperkuat perjuangan partai.

“Apakah Saudara-saudara siap berjuang untuk Partai Buruh?” tanya Said Iqbal yang disambut seruan “Siap!” oleh para kader.

Ia kembali bertanya, “Apakah Saudara-saudari siap bekerja untuk rakyat Indonesia?” yang kembali dijawab serempak dengan kata “Siap!”.

Sekjen Ferri Nuzarli Mundur Bersama ORI

Di tengah agenda pelantikan tersebut, Partai Buruh juga dihadapkan pada dinamika internal setelah Sekretaris Jenderal Partai Buruh Ferri Nuzarli menyatakan mundur bersama sekitar 1,3 juta anggota dan pengurus Organisasi Rakyat Indonesia (ORI).

Ferri menjelaskan keputusan tersebut diambil setelah melalui evaluasi panjang akibat adanya perbedaan pandangan mengenai arah perjuangan partai.

“Keputusan ini bukan hal yang mudah. Namun setelah berbagai pertimbangan dan evaluasi, kami melihat sudah ada perbedaan pandangan, sikap, serta arah perjuangan yang semakin mendasar,” ujar Ferri.

Menurut Ferri, ORI merupakan sayap politik Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan Andi Gani yang berdiri sejak 2013 dan menjadi salah satu dari 11 organisasi inisiator pendirian Partai Buruh pada Kongres I tahun 2021.

Ia menyebut sekitar 1,3 juta anggota ORI di seluruh Indonesia resmi mengundurkan diri dari Partai Buruh sejak Jumat (26/6/2026).

“Dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab, ORI yang beranggotakan sekitar 1,3 juta orang memutuskan mengundurkan diri,” katanya.

Ferri menegaskan proses pengunduran diri dilakukan secara baik-baik dan tetap menjaga hubungan persaudaraan dengan Partai Buruh. Ia juga menginstruksikan seluruh kader ORI dan KSPSI Andi Gani yang menduduki jabatan struktural di Partai Buruh, mulai dari tingkat pusat hingga kecamatan, segera mengajukan surat pengunduran diri secara administratif.

Pengurus yang mengikuti langkah tersebut, menurut Ferri, tersebar di berbagai daerah, antara lain Sumatera Utara, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, hingga Papua.

Ferri mengibaratkan hubungan ORI dengan Partai Buruh seperti rumah tangga yang menghadapi persoalan berkepanjangan.

“Masalah internal sebenarnya sudah lama kami coba selesaikan secara kekeluargaan, tetapi persoalannya terus bertambah hingga akhirnya, berdasarkan evaluasi dan masukan dari seluruh daerah, kami memutuskan cukup sampai di sini,” ujarnya.

Ia bahkan mengklaim ORI bersama KSPSI merupakan organisasi inisiator terbesar di Partai Buruh.

“Kalau ditanya berapa persen pengaruhnya, ya otomatis separuhnya,” katanya.

Ferri juga mengungkapkan bahwa Presiden Partai Buruh Said Iqbal telah mengetahui rencana pengunduran dirinya sejak Kamis (25/6/2026) malam.

Penulis: Supriyadi Editor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *