Bersama GEMPITA, Bupati Garut Canangkan Sentra Bawang Putih

”Jadi peluang inI dapat dimanfaatkan dengan baik oleh petani–petani yang ada di kabupaten Garut, saat ini petani-petani di kecamatan wilayah Garut sudah mulai banyak yang menanam Bawang Putih, Cikajang, Cisurupan, Cilawu dan sekarang di Sucinaraja,” ungkapnya.

Bupati Rudy Gunawan berharap, program kemitraan yang didorong oleh Kementan ini bisa dimanfaatkan oleh pemuda yang tergabung di GEMPITA bersama petani. Gerakan GEMPITA menjadi jawaban kongkrit kementan mengatasi krisis petani sekaligus merevitallisasi potensi lahan pertanian sebagai sumber utama pendapatan masyarakat Garut.

”Mudah-mudahan ke depan kerjasama ini terus ditingkatkan guna kesejahteraan petani–petani yang ada di Garut,” harapnya.

Koordinator Nasional GEMPITA, Muhammad Riyadha mengapresiasi dukungan Bupati Garut terhadap program GEMPITA. Menurutnga, GEMPITA yang dicanangkan Kementan untuk mendorong regenerasi petani di kabupaten Garut akan berjalan dengan keberpihakan dan dukungan penuh dari pemerintah daerah.

“Melalui GEMPITA Kementan kaum milenial menjadi aktor utama mewujudkan korporasi petani, dengan energy dan inovasi kaum muda di sektor pertanian ini akan mempercepat program kesejahteraan pemerintah pusat dan daerah,” jelasnya.

Pencanangan Garut sebagai sentra produksi bawang putih melalui KUB petani milenial ini menjadi contoh bahwa kaum muda Garut memiliki kesadaran tinggi terhadap potensi ekonomi lahannya. Kelompok usaha Bersama atau disingkat KUB merupakan bukti perhatian pemerintah mensejahterahkan kaum muda, kelembagaan gempita mendorong regenerasi petani disetiap desa,

“Ini kelembagaan taninya kaum muda untuk berinovasi dan berkompetisi mewujudkan industrialisasi desa sebagai pusat perekonomian nasional,” tandas Riyadha, pria asal Sulawesi Selatan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *