Zona Integritas di Tapal Batas

Porosnusantara.co.id, Sanggau – Pesawat yang membawa tim Humas dari Jakarta tiba pukul 07.10 WIB di Bandara Internasional Supadio, Kubu Raya, Kalimantan Barat. Cuaca saat itu, kurang bersahabat, sehingga waktu tempuh 1 jam 30 menit, dirasa terlalu lambat.

Kabupaten Sanggau menjadi tujuan perjalanan tim kali ini (22/4). Kabupaten ini merupakan salah satu Kabupaten di tapal batas Indonesia dengan negeri jiran, Malaysia. Sebagai wilayah perbatasan, Sanggau merupakan halaman depan Indonesia.

Jarak antara Kabupaten Sanggau dengan Kubu Raya sekitar 190 km, di tempuh dalam waktu sekitar 4 jam. Menyusuri jalan ini akan terlihat bahwa pembangunan infrastruktur jalan yang bagus bukan hanya milik Pulau Jawa, tapi juga ada di pulau-pulau lainnya.

Bukan tanpa alasan mengapa kami mendatangi Kantor ini, Kantor pertanahan Kabupaten Sanggau mempunyai banyak prestasi. Tahun 2018 lalu, 100 persen PTSL dan Redistiribusi Tanah telah terlampaui jauh sebelum tahun anggaran diakhiri. Targetnya memang tidak terlampau besar, yaitu 8.450 bidang PTSL dan 7.500 bidang Redistribusi Tanah, namun dengan adanya satu orang juru ukur ASN saja tentu kinerja Kantor Pertanahan Kabupaten Sanggau harus sangat diapresiasi. Tahun 2019, Kantor ini mendapat target PTSL 2216 bidang dan semuanya telah selesai dikerjakan. Saat ini dalam progress adalah 15.000 bidang redistribusi tanah yang harus diselesaikan hingga akhir tahun anggaran.

Tiba di Sanggau, kedatangan kami disambut hangat oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sanggau, Yuliana, S.H., M. Eng. Perempuan 48 tahun ini memimpin Kantor Pertanahan Kabupaten Sanggau sejak Maret 2018 lalu. Memimpin kantor dan bertanggung jawab terhadap administrasi pertanahan di wilayah seluas 1,29 juta hektar tentu tidak mudah. “Luas wilayah kabupaten ini sekitar 2,5 kali pulau Bali, dengan kondisi geografis sangat menantang, perlu energi yang luar biasa,” ungkap Yuliana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *