Menyongsong Generasi Emas 2045, Pemerintah Pusat dan Daerah Berupaya Tingkatkan Budaya Literasi

Dilanjutkan Abdul, para pendidik dan tenaga pendidik juga sangat antusias dalam mengikuti kegiatan literasi yang diadakan oleh Badan Bahasa. “Kemarin kami menyeleksi di balai bahasa untuk mendapatkan 3 orang. Dua orang di antaranya dari pegiat literasi dan 1 orang wakil dari Balai Bahasa. Nah yang 2 orang tadi itu sebagian besar guru. Jadi ada 3 dari setiap provinsi yang dilatih agar nanti mereka menjadi master-nya dan melatih para pegiat literasi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala LPMP Kalimantan Timur, Mohamad Hartono mengatakan dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional, LPMP Kalimantan Timur bersama Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) Kemendikbud lainnya sepakat untuk membuat acara di LPMP. Kegiatan yang dilakukan antara lain pameran buku dari 4 penerbit yaitu Gramedia, Andi Offset, Erlangga, dan Sigma. “Dengan adanya pameran buku murah, diharapkan anak-anak sekolah bisa membeli buku sebagai koleksi tambahan. Hari Minggu ini juga kami ada agenda peresmian perpustakaan LPMP yang baru. Tentunya koleksi buku yang kami miliki akan terus dikembangkan sehingga kami juga akan mencari buku-buku yang diperlukan oleh siswa dan guru sebagai koleksi perpustakaan kami. Bahkan kami sekarang sudah melengkapi perpustakaan dengan bioskop pendidikan dan kebudayaan. Selain itu juga diadakan berbagai  perlombaan yang menjurus kepada pendidikan karakter,” ungkapnya.

Menurut Hartono, ada beberapa hal yang menjadi fokus utama LPMP Kalimantan Timur dalam hal peningkatan mutu, termasuk literasi dan pendidikan karakter. “Pada prinsipnya kami meneruskan kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh Kemendikbud sehingga mengakar. Jadi saya melihatnya, bahwa semua kebijakan maupun peraturan yang diterbitkan oleh Kemendikbud, akan kami tindak lanjuti, sesuai dengan prioritas. Jadi tidak sekedar sosialisasi melainkan memahamkan apa itu penjaminan mutu, apa yang harus dilakukan oleh sekolah serta pemerintah daerah. Jadi bukan sekali dua kali, harus kita evaluasi terus sampai mereka benar-benar paham,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *