Menkeu Tinjau Pelaksanaan UMi di Garut

Porosnusantara.co.id, Garut – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengenalkan dan meninjau pembiayaan Ultra Mikro (UMi) di Garut sebagai salah satu program dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang cocok untuk Ibu-ibu yang ingin memulai usaha.

Hal ini disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja (kunker) ke daerah Situ Bagendit, Garut sebagai salah satu rangkaian acara “Sinergi Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat di Daerah Pariwisata”. Kunjungan kerja ini bermaksud untuk melihat secara langsung potensi serta aktivitas ekonomi yang dilakukan oleh para debitur pembiayaan UMi.

BACA JUGA  Ketum Edi Swandi S.H, Hadiri Rapat Pembahasan Penyuluhan Koprasi Jasa Mitra Sejahtera Bersama

Ia juga menginformasikan bahwa telah dianggarkan sebesar Rp3 triliun untuk pembiayaan UMi di seluruh Indonesia.

“Kami, Kementerian Keuangan, ada program yang khusus untuk Ibu-ibu, terutama melalui program UMi. Tahun ini, UMi alokasinya Rp3 triliun untuk seluruh Indonesia,” jelas Menkeu di Situ Bagendit pada Jumat (26/04).

BACA JUGA  Buka Rakernis, Kapolri Tekankan Brimob Harus Jadi Teladan di Masyarakat dan Institusi

Berdasarkan hasil testimoni Ibu-ibu debitur UMi di daerah Situ Bagendit, Menkeu percaya program pembiayaan UMi mampu membantu perekonomian di daerah, semakin berkembang.

“Tadi saya lihat ibu-ibu yang pinjam dari mulai yang tadinya 1 juta naik 2 juta kemudian jadi 5 juta. Ini artinya ekonominya tumbuh. Tidak mungkin Ibu-ibu ini berani pinjam kalau dia tidak yakin bisa mengembalikan,” ujar Menkeu kepada penduduk setempat sekaligus para debitur UMi yang hadir.

BACA JUGA  Tingkatkan Peran Mahasiswa dalam Penggunaan LAPOR

Menkeu kemudian memberikan pesan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk memastikan seluruh anggaran dan dana yang turun langsung ke masyarakat benar-benar berguna dan mampu mengangkat kondisi perekonomian mereka.

“Jadi, Pak Gubernur, kalau ingin koefisien gini atau kesenjangan turun, yakinkan bahwa anggaran dan dana-dana yang turun langsung ke masyarakat benar-benar bisa mengangkat,” pungkas Menkeu. (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *