Oki Setiana Dewi Pemeran Film Ketika Cinta Bertasbih Penceramah Wirid Korpri Sawahlunto

Porosnusantara.co.id, Sawahlunto – Pelaksanaan Wirid gabungan Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) Kota Sawahlunto yang diselenggarakan setiap bulan di Masjid Agung Nurul Islam berbeda dengan sebelumnya, Selasa (19/3).
Kegiatan rutin setiap bulan dalam bentuk ceramah agama kali ini menghadirkan Ustazah Oki Setiana Dewi, Artis Pemeran Tokoh Anna dalam Film “Ketika Cinta Bertasbih”.
Dalam sambutan, Walikota Deri Asta menjelaskan, kehadiran Ustazah Oki sebenarnya dalam rangka penggalangan dana untuk kegiatan sosial oleh organisasi Varisha Peduli Kota Sawahlunto.
Karena bertepatan dengan Wirid Korpri bulan ini sebut Wako maka disandingkan dengan kegiatan Varisha.
“Ini kunjungan pertama Ustazah Oki ke Sawahlunto dan Ini momen luar biasa semoga bermanfaat,” ujarnya.
Kegiatan wirid sambung Wako berkaitan dengan visi dan misi kota meningkatkan agama dan budaya. Menurutnya, untuk menciptakan hidup damai, aman, tentram dan nyaman semua masyarakat harus mempunyai landasan iman yang kuat.
Selain program pemberian bantuan jasa kepada guru mengaji, imam beserta garim masjid maupun muazin, Pemerintah kota saat ini kata Deri telah mendirikan pula delapan Pondok Tahfiz tersebar pada empat kecamatan dengan tujuan mendekatkan generasi muda dengan Al-Quran.
“Pondok Al-Quran diharapkan dimasa mendatang anak bisa berkompetisi,” demikian harapan Mantan Anggota DPRD Sawahlunto itu.
Sekedar diketahui, organisasi Varisha Sawahlunto berdiri sejak tahun 2018, bergerak dibidang sosial, seperti pemberian nasi bungkus secara gratis setiap minggu kepada anak yatim, petugas kebersihan, simpan pinjam tanpa bunga khusus bagi warga berekonomi lemah serta pemberian bantuan lain.
Sementara Ustazah Oki dalam tema kajiannya “Mencari Keredaan Allah Swt,” mengungkapkan tujuh golongan manusia akan dianungi diakhirat kelak nanti yakni imam atau pemimpin adil, pemuda tumbuh dewasa dalam beribadah kepada Allah, seseorang terpaut selalu hatinya dengan masjid, dua orang saling mencintai, berkumpul dan berpisah karena Allah, seorang laki-laki diajak berzina oleh wanita cantik yang mempunyai kedudukan lalu menolak dan menyatakan takut kepada Allah, seorang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi sehingga tangan kirinya tidak tahu apa yang diinfakkan tangan kanannya serta seseorang berzikir kepada Allah dalam keadaan sepi meneteskan air mata.
“Kesuksesan manusia bukan terletak pada kekayaan dan jabatan melainkan mati dalam keadaan husnul khotimah serta masuk surga,”tambahnya.
Disela-sela tausiyahnya Oki mengajak generasi muda lebih dekat dengan agama dan memberikan kontribusi banyak terhadap agama diwaktu usia muda. Sejarah perjuangan dakwah Nabi dahulu sebut Oki lebih dominan dilakukan kaum muda dibawah usia 37 tahun seperti Abu Bakar Shiddiq, Umar bin Khattab 27 tahun, Utsman bin Affan 34 tahun, Ali bin Abi Thalib 10 tahun, Thalhah bin Ubaidillah 14 tahun beserta para sahabat Nabi lainnya.
Tampak hadir pada acara itu, ketua dan anggota DPRD, Wakil Walikota, Pejabat serta ASN dari instansi daerah maupun vertikal. (Yanto)

BACA JUGA  Prajurit TNI AD Tanpa Kenal Lelah Cari Korban Dan Evakuasi Warga Terdampak Musibah Gunung Semeru

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *