Porosnusantara.co.id|Ketapang — Media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan suasana salat berjamaah di sebuah masjid yang diduga berada di Ketapang, Kalimantan Barat.
Video yang mulai ramai dibagikan sejak 22 Mei 2026 itu menuai perhatian publik setelah muncul narasi mengenai dugaan tindakan tidak pantas yang dilakukan salah seorang jemaah saat salat berlangsung.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang pria diduga melakukan tindakan yang dianggap tidak lazim terhadap jemaah lain di depannya ketika salat sedang berlangsung. Narasi tersebut kemudian memicu berbagai reaksi dan perdebatan di media sosial.
Meski video telah tersebar luas, hingga kini belum ada keterangan resmi mengenai identitas pihak yang terlibat maupun kronologi lengkap kejadian tersebut. Lokasi pasti dan waktu perekaman video juga belum dapat diverifikasi secara independen.
Fenomena tersebut menuai kritik dari masyarakat karena dinilai bertentangan dengan norma kesopanan dan etika yang dijunjung dalam budaya Indonesia. Banyak warganet menilai tindakan yang dianggap mengganggu kekhusyukan ibadah tidak pantas dilakukan, terlebih di lingkungan rumah ibadah yang seharusnya dijaga kehormatannya.
Dalam budaya masyarakat Indonesia yang dikenal menjunjung adab, sopan santun, dan penghormatan terhadap tempat ibadah, tindakan yang dinilai melecehkan suasana ibadah dianggap tidak sesuai dengan nilai sosial maupun norma ketimuran.
Meski demikian, sejumlah pihak juga mengingatkan masyarakat agar tidak terburu-buru menyimpulkan ataupun melabeli individu tertentu tanpa fakta yang jelas dan terverifikasi. Penyebaran tuduhan maupun narasi liar di media sosial dikhawatirkan dapat memicu fitnah dan kesalahpahaman.






