Mulyanis melihat selama ini Rumah Makan Padang yang dagang bukan orang Padang. “Ini perlu diluruskan karena menyangkut ciri khas Minang dan ada aturannya. Kedepan kita akan mematenkan, seperti yang sudah dilakukan oleh rumah Makan Masakan Padang Sederhana, Simpang Raya dan Pagi Sore. Jadi, ada satu yang mengkomandoni rumah makan masakan Padang,” tegasnya.
Sementara di bidang budaya, Mulyanis akan mewariskan budaya Minang khususnya generasi milenial yang mulai tidak banyak kenal dengan budaya leluhurnya. “Ada suatu tempat dan sudah berbentuk Yayasan Bundo Kanduang yang berupaya menarik generasi milenial mendalami budaya minang, seperti silat, tari dan masih banyak lagi,” tuturnya.
Laporan : Windarto






