“Tak dapat dibantah, wilayah Suku YerisiamGua, Kampung Sima turut menyumbangkan devisa PAD Nabire lewat berbagai sector baik, Kehutanan, Perikanan,Perkebunan dan Potensi obyek wisata.
dengan situasi ini kami meminta kepada
Balai Wilayah Sungai Papua dan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Papua, untuk dapat mencarikan solusi jangka panjang terhadap adanya perkampungan Sima yang diapit oleh 2 (dua) Sungai,”harapnya.
“Pemerintah Kabupaten Nabire agar membuat jalur baru sungai dan talut serta adanya Danau Buatan untuk menampung air dan Danaunya dapat digunakan untuk memelihara ikan, agar kemudian dapat menjadi tempat pemancingan.
PT. Nabire baru Perusahaan Kelapa Sawit dan PT Jati Darma Indah Pemilik Ijin HPH di Nabire, agar ikut memikirkan dibuatnya membuat jalur air baru atau sungai baru dan talut serta adanya Danau Buatan untuk menampung air dan Danaunya dapat digunakan untuk memelihara ikan, agar kemudian dapat menjadi tempat pemancingan
Demikian Penyampain kami,”tegas John NR Gobay. (RK)






