KH Muridi, Mengurai Berkah melalui Pondok Pesantren

Pesantren Nurul Ilmi Purwakarta

Pondok Pesantren bernama Nurul Ilmi itu, kini diisi  ratusan santri dan santriawati yang setiap hari menimba ilmu agama dan ilmu umum. Tak hanya itu, di sana pun diajari tambahan penetahuan tentang broadcast di bidang pertelevisian lokal. Lebih khusus lagi, stasiun televisi tersebut memang berada di lokasi pesantren sebagai sarana komonikasi antarsantri Nurul Ilmi sendiri.

KH Muridi berniat dan tergerak mendirikan pesantren agar santrinya kelak selalu mendoakannya dan membantu pendidikan, khususnya tentang pendidikan agama Islam. Pendirian Pondok Pesantren Nurul Ilmi adalah amanah dengan harta yang sudah dititipkan Allah kepadanya. Melalui pendirian pesantren, dia yakin harta amanah itu dapat bermanfaat untuk masyarakat banyak.

WhatsApp Image 2019-01-11 at 19.31.01 (1)

Sistem pembelajaran di pondoknya menerapkan metoda tradisional dan modern. Dua cara ini digabungkan menjadi sistem pendidikan pondok pesantren yang diikuti para santrinya. Menunjang itu Kyai Muridi juga mendatangkan guru ngaji alumnus pesantren dari Lirboyo, Buntet, dan pesantren lainnya.

“Jadi nanti anak-anak kalau lulus dapat dua ijazah, ijazah sekolah dan pesantren. Lulus di sekolah belum tentu lulus di pesantren. Begitu pun sebaliknya,” tuturnya.

Motivasi utama KH Muridi mendirikan pesantren adalah karena ingin didoakan para santrinya, baik ketika masih hidup di dunia apalagi kelak di alam akhirat. “Pertama kita ingin didoakan sama anak-anak santri ke depannya,” ungkap KH Muridi. Motivasi kedua, kata Kiai Muridi, agar saat ditanya pertanggungjawaban oleh Allah, alhamdulillah ia dipercaya dapat amanah harta, jadi dimanfaatkan untuk kebaikan masyarakat.

Malah kini KH Muridi sudah mengembangkan pondok pesantrennya dengan mendirikan pondok pesantren khusus penghafal Al Quran (Hafidz Quran) di Desa Tenjo. Kabupaten Bogor.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *