Kejari Wajo Kalah Pra Pradilan

“Terkait Penahanan Direktur CV Fadel Gemilang Perkasa SAHARUDDIN”

WAJO SULSEL, POROS NUSANTARA – Pra pradilan Kejaksaan Negeri (Kejari) Wajo, Senin 17 Desember 2018, telah dihadiri Oleh Kepala Kejaksaan Negeri Wajo Eko Bambang Marsudi.SH.MH bersama seluruh Staf Kejaksaan Negeri Wajo, dan Puluhan LSM dan Awak Media, Serta Intel Polres Wajo dan Intel Kodim 1406 Wajo, Nampa juga Kuasa Hukum Pemohon Sudirman.SH dan Wahyuddin.SH serta Termohon dalam  hal Kejari wajo diwakili oleh Kasi Pidsus Nova Aulia Pagar Alam.SH dan Andi syaiful.SH.

Majelis Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Sengkang, Syamsuddin.SH telah membacakan Keputusannya dengan berbagai Pertimbangan Hukum baik Eksepsi Pemohon maupun Eksepsi Termohon serta Keterangan Saksi-saksi di Persidangan dan Saksi Ahli, dimana Majelis Hakim Tunggal Pengadilan Negeri Sengkang, Syamsuddin.SH dengan Memutuskan Perkara Pra pradilan Kejari Wajo, telah mengabulkan sebahagian gugatan Pemohon dan menolak sebahagian gugatan Pemohon, dan memerintahkan Termohon membebaskan tersangka dalam tahanan setelah membacakan Keputusan serta membebankan termohon biaya dalam Pra pradilan ini.

BACA JUGA  TELKOM GROUP GELAR FGD TENTANG PENATAAN DAN PENYELENGGARAAN KABEL BAWAH LAUT, PUSHIDROSAL SEBAGAI NARASUMBER

Pidsus Kejari Wajo Nova Aulia Pagar Alam.SH, saat dicegah selesai Pembacaan Keputusan Pra pradilan, dimintai tanggapannya atas Putusan Majelis Hakim Tunggal PN Sengkang Syamsuddin.SH  dan ditanya apakah masih ada langkah-langkah atau upaya Hukum Lainnya, Nova Aulia Pagar Alam dengan tenang dan menjawab pertanyaan awak Media dan mengatakan kami menghargai Keputusan Majelis Hakim, dan mengenai Uapaya Hukum lainnya kami akan kumpul duluh.- Ujarnya sambil berlalu.

BACA JUGA  Peringatan HPS - 39 di Kendari, Kementan akan Pamerkan Teknologi Pengolahan Kakao dan Pompa Air Berbasis 4.0

Sementara Kuasa Hukum Pemohon Pra pradilan Sudirman.SH juga dengan tenang menjawab pertanyaan awak Media, mengatakan Kemenangan Pra pradilan ini adalah kemenangan SAHARUDDIN selaku tersangka yang telah ditahan Kejaksaan Negeri Wajo, dan pra pardilan dilakukan tersangka itu mempertanyakan sahnya penahanan selama ini, dan majelis Hakim membuktikan bahwa Penahanan klainnya tidak sah setelah merujuk pada Pasal 122 KUHAP, – Jelasnya Kepada Awak Media Poros Nusantara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *