Indonesia Dorong Negara Dunia Tanggulangi Dampak Perubahan Iklim di Sektor Kelautan

Polandia, Poros Nusantara  – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkomitmen untuk melakukan tindakan nyata dan mendorong negara-negara parties untuk bersama-sama menghadapi tantangan akibat dampak perubahan iklim terhadap sektor kelautan dan perikanan.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti saat menjadi pembicara utama pada sesi “Perspektif Tingkat Tinggi untuk langkah ke depan (High level perspective on the way forward)” dalam kegiatan “Ocean’s Action Day” yang digelar di Pacific Paviliun, International Congress Centre di Katowice, dalam rangka Konferensi Negara-negara untuk Perubahan Iklim di Polandia, pada Jum’at, (8/12/2018).

Menteri Susi menyampaikan bahwa komitmen dalam upaya penanggulangan dampak perubahan iklim terhadap sektor kelautan dan perikanan harus mensinergikan segenap elemen global agar kerja sama global ini lebih cepat memberikan dampak bagi laut. Secara khusus Menteri Susi menyebutkan salah satunya adalah pertemuan International Coral Reef Initiative (ICRI) yang baru saja berlangsung di Monaco dimana Indonesia juga berperan sebagai Co-Chair bersama dengan Australia dan Monaco.

Selanjutnya, melihat fakta bahwa di kawasan pesisir, khususnya kawasan pesisir di daerah tropis merupakan kawasan yang memiliki tiga komponen ekosistem utama yakni mangrove, terumbu karang, dan lamun, Menteri Susi menyoroti satu hal yang sangat mendesak untuk dilakukan yakni membangun komunikasi yang berbasis pada fakta ilmiah yang dihasilkan oleh ilmuwan agar menjadi dasar pengambilan kebijakan nasional dan global oleh para politisi. “Negosiasi global dalam upaya mengurangi dampak perubahan iklim tidak akan bisa menjadi aksi nyata di tingkat parties (atau negara-negara yang meratifikasi Paris Agreement) jika para politisi tidak pernah diberikan angka-angka yang menunjukkan seberapa parahnya kondisi ekosistem pesisir dan laut saat ini,” ujar Menteri Susi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *