Kopdit Serviam Ingin Merubah Pola Pikir Warga

Dijelaskannya, sekarang ini  anggota yang punya lahan sudah menyiapkan lubang untuk penanaman sengon dan diperkirakan  pada November – Desember sudah bisa ditanam bibitnya, pihak KSP CU Serviam katanya, menyiapkan bibit tapi anggota akan mengganti biaya pengadaan. Tujuannya sederhana untuk membantu anggota dalam menunjang ekonomi keluarga dalam jangka menengah maupun panjang  ” Selama ini ada  begitu banyak bibit sengon diberikan ke warga tapi tidak banyak yang menghasilkan, jadi kami merubah strategi tidak bisa diberi gratis tapi anggota ganti biaya pengadaan bibit, sehingga secara psikologis anggota merasa bertanggung jawab. Anggota merasa  sudah berkorban mengeluarkan uang sehingga harus jaga dan berhasil,  jadi ini bukan  orientasi proyek untuk bagi – bagi ” tegasnya.

Fokus perhatian lanjutnya,  pada wilayah pelayanan Serviam di Timor dengan melibatkan pemilik lahan dan manajemen Serviam, ini maksudnya agar tidak ada cost khusus untuk biayai orang khusus untuk merawat sengon tapi harus ada rasa tanggung jawab. Bisa  dalam bentuk kelompok dengan anggota 5-10 orang bisa juga pribadi asalkan ada kemauan.

Ditambahkannya, sosialiasasi yang dilakukan selama ini mendapat respon positif dari anggota. Mereka banyak yang antusias karena tidak  perlu lahan luas cukup di pekarangan rumah juga dimungkinkan, pola ini semata – mata untuk merubah pola pikir bahwa bisnis itu tidak hanya sebatas urusan konsumtif tetapi harus ada investasi buat masa depan.” Kita juga ada uji coba di TTS dan TTU pola  penanaman holtikultura berbasis lokal  kerjasama pemerintah desa, memang butuh proses lama  tapi menghasilkan seperti bawang merah, prinsipnya bukan proyek tapi gerakan spirit, Kita sebagai motivator bukan pelaku. Di wilayah utara Timor juga kita kembangkan kacang tanah, di Belu Utara kita kembangkan komoditi kacang – kacangan dan lombok. Kita mulai dari hal kecil, Jadi bukan pinjam saja tapi menghasilkan Kita sudah mulai diakhir 2017 untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat ” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *