Pasar Grengseng Mulai Jadi Sentra Ekonomi di Kabupaten Brebes

Ia berharap, apa yang dilakukan di pasar Grengseng ini, bisa di kembangkan di daerah lain. Teruma di Brebes. Menurutnya masih banyak pasar-pasar desa yang belum di revitalisasi. Dengan adanya program bantuan serupa, dia berharap Brebres bisa diikutsertakan lagi di tempat yang berbeda.

Iqbal menambahkan, merupakan kewajiban pemerintah untuk membantu masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan. Namun bantuan itu tak harus berupa uang, melainkan fasilitas yang bisa menumbuhkan tumbuhnya jiwa wirausaha .
pasar brebes 2

Semisal Pasar Grengseng ini, menurutnya sebelum direvitalisasi pasar pedagang hanya berjumlah 165 orang, kini bertambah menjadi 224 pedagang. Itu artinya ada pertumbuhan wirausaha baru sebanyak 59 orang. Ini bagus untuk pengentasan kemiskinan dan pemerataan kesejahteraan,” tambah Iqbal.

Naik Dua Kali Lipat

Nasuha, Kepala Pengelola Pasar Grengseng, menjelaskan setelah revitalisasi , pendapatan pedagang maupun pengelola pasar Grengseng meningkat, dua kali lipat. ” Selan itu jumlah pedagang saat ini bertambah, jika dulu cuma 160an, kini lebih dari 224 pedagang yang terdiri dari 24 kios, 150 los pedagang rinjingan (pedagang jinjing) 50 an,’ jelasnya. Ia menaksir perputaran omzet di pasar Grengseng kini mencapai Rp 50 juta perhari, atau naik dua kali lipat dibanding sebelum revitalisasi

Pendapatan pengelola pasar terutama diperoleh dari resribusi yang dikelola bersama oleh aparat desa bersama KUD. Selain dari restrubusi juga dari perparkiran dan kamar mandi/WC. ” Restribusi disini sangat murah kios hanya Rp, sedang los Rp 1.500 dan pedagang jinjing Rp 1.000 perhari. Kami lebih mengutakan kebersamaan,tanggungjawab dan gotong royong serta saling menjaga, untuk menciptakan pasar yang asri, ramah lingkungan, aman dan nyaman,” kata Nasuha. Unit parkir yang dulu hanya 120 ribu perhari kini meningkat menjadi Rp 350 ribu perhari. Jam operasional juga bertambah, kini dari jam 2 pagi sudah ada kegiatan, dan mulai sepi pada jam 11 siang,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *