Porosnusantara.co.id | KOTA BEKASI — Sebuah mobil operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bekasi Timur milik Badan Gizi Nasional mengalami kecelakaan tunggal dan menabrak dua lapak dagangan di depan Alfamart, Jalan P. Kalimantan Raya, Aren Jaya, Bekasi Timur, Selasa (12/5/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Peristiwa tersebut mengakibatkan empat orang mengalami luka-luka. Salah satu korban dilaporkan dalam kondisi kritis dan saat ini menjalani perawatan intensif di RS Siloam Bekasi Timur.
Berdasarkan informasi di lokasi, kendaraan operasional itu menabrak lapak penjual tahu crispy dan gerai fried chicken hingga mengalami kerusakan berat. Lokasi kejadian diketahui hanya berjarak sekitar 110 meter dari kantor SPPG Aren Jaya II.
Salah satu saksi mata, Yuli, mengatakan kendaraan tersebut terlihat melaju tidak stabil sebelum akhirnya oleng ke sisi kiri jalan dan menabrak lapak di pinggir jalan.
“Mobil dari arah sana sudah terlihat oleng. Kalau saya tidak buru-buru menyeberang, mungkin saya juga kena,” ujarnya di lokasi kejadian.
Ia menambahkan, benturan keras sempat mengejutkan warga sekitar dan pengunjung minimarket. Empat korban dalam peristiwa ini terdiri dari penjaga lapak tahu crispy, penjaga gerai fried chicken, sopir kendaraan operasional, serta seorang nenek yang berada di sekitar lokasi.
“Penjual tahu kondisinya paling parah, sudah kritis sebelum dibawa ke rumah sakit,” katanya.
Seluruh korban kemudian dievakuasi ke RS Siloam Bekasi Timur untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
Sementara itu, Sunendar (51), kakak dari korban kritis berinisial S (36), mengatakan adiknya mengalami luka serius di bagian kepala dan hingga kini belum sadar.
“Adik saya kondisinya kritis dan belum sadar. Saya dapat kabar dari tetangga lalu langsung ke rumah sakit,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pihak pengelola kendaraan telah menemui keluarga korban dan menyatakan bertanggung jawab atas seluruh biaya pengobatan.
“Pihak SPPG sudah datang dan menyampaikan akan bertanggung jawab. Sopirnya juga sudah dibawa ke kepolisian,” jelasnya.
Sekitar pukul 13.00 WIB, kendaraan operasional yang mengalami kerusakan berat telah dievakuasi menggunakan mobil derek dari lokasi kejadian.
Berdasarkan informasi di lapangan, unit dapur pelayanan gizi tersebut disebut berada di bawah pengelolaan salah satu anggota DPRD Kota Bekasi. Namun hingga kini belum ada keterangan resmi terkait hal tersebut maupun penyebab pasti kecelakaan.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap faktor penyebab kecelakaan di kawasan yang padat aktivitas warga tersebut.






