
Kalau seluruh NTT maka target saya bisa pinginnya 5.000 titik. Dari Kabupaten, Kecamatan sampai ke Desa. Untuk ada taman baca di Desa,” sebutnya.
Sekarang ini, lanjut Julie, taman baca levico baru 300 masih jauh dari target tetapi dirinya yakin kedepan akan bertambah dan setiap titik akan disiapkan 1.000 buku yang disiapkan,” ungkapnya.
Pihaknya, kata Julie, membangun kerjasama dengan sekolah-sekolah dari SD-PT juga gereja, untuk ditempatkan taman baca LeViCo dan syaratnya juga mudah tinggal kirim data ke sekretariat nanti dikirim buku. “Kriterianya dengan melihat potensi apa sesuai kondisi riil tinggal dikomunikasikan sehingga bisa diturunkan buku dari TK-PT dan masyarakat umum silahkan dimanfaatkan sesuai potensi daerah sendiri,” jelasnya.
Menyinggung soal pemilihan putri indonesia apakah ada syarat, dia mengatakan, kalau misalnya ada putri NTT, pihaknya akan menjalin kerjasama dengan Mega Aklis. “Memang ada syaratnya tinggal kami ajukan ke Mega Aklis apakah bisa diorbitkan setahun di jakarta. Khusus taman baca, di Sumba hampir 60 Kecamatan sudah ada taman baca. Di Flores Timur sudah ada di 40 Kecamatan. LeViCo memang masih sedikit tapi pihaknya akan terus berjuang untuk NTT,” tambahnya.
Jika viktor terpilih pada ajang pilgub NTT maka dirinya punya mimpi bangun NTT ke depan. Anak-anak dan wanita walau di Desa bisa terbantu dari menenun dan meningkatan derajat hidup masyarakat.
Menurut Julie, selama ini mereka selalu turun ke kabupaten dan berbagi dengan anak panti asuhan
dengan berbagi zakat di NTT. Hidup balance karena Tuhan kasih berkat berbagi. kami selalu kunjungi panti dan SLB. Mereka punya hak yang sama.
( Laporan : Erni Amperawati)






