oleh

TdT JADI EVENT TETAP, PARA BUPATI HARUS RAPATKAN BARISAN

KEFAMENANU, POROS NUSANTARA  –  Bupati Timor Tengah Utara (TTU), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Raymundus Sau Fernandez, S.Pt, sangat mendukung pelaksanaan event Tour de Timor (TdT) untuk dijadikan event tahunan dalam mempromosikan pariwisata di Pulau Timor. Untuk menjadikan event tetap, maka langkah yang harus dilakukan adalah pemerintah NTT perlu mengundang para Bupati sedaratan Timor, untuk duduk bersama membahasnya dan mengagendakan secara matang.

ttu.1Bupati Raymundus kepada wartawan di Kefamenanu, Ibu kota Kabupaten TTU, Senin (11/12/2017) menjelaskan, pemerintah dan masyarakat TTU menyambut positif event TdT yang sedang dilaksanakan saat ini. Kegiatan ini sangat positif karena para peserta baik dari dalam negeri maupun luar negeri melihat secara langsung keindahan alam di Pulaui Timor termasuk mengunjungi obyek wisata yang ada.

BACA JUGA  Making Indonesia 4.0 Jembatan Menuju Visi 2045

Namun, katanya, kegiatan seperti ini tidak semestinya sebatas para peserta melintas semata dengan sepeda, tetapi harus bertahan agak lama di daerah sehingga bisa mengunjungi semua obyek wisata yang tersedia. Menurutnya, untuk mencapai harapan ini tentu setiap pemerintah kabupaten tidak bisa berjalan sendiri. Semua bupati di daratan Timor harus duduk bersama yang difasilitasi pemerintah Provinsi NTT untuk membicarakan dan mematangkan seluruh persiapan sehingga lebih baik kedepannya.

Bagi pemerintah TTU, lanjut Raymundus, event seperti ini harus dilakukan secara rutin setiap tahun sehingga memacu para pemerintah daerah untuk menata pariwisata di daerahnya menjadi ikon. “Saya kira pariwisata harus menjadi ikon buat daerah. Makanya perlu semua bupati khusus di daratan Timor duduk bersama. Kita bicarakan dan rencanakan kapan agenda ini dilakukan dan kita data obyek wisata yang ada untuk kita tata lebih baik. Para wisatawan harus berada di daerah agak lama karena kehadiran mereka tentu sudah mempersiapkan diri sejak lama. Mereka harus bisa menikmati keindahan alam di Pulau Timor lebih lama tidak hanya sekedar melintasi begitu saja,” katanya. Tentang penataan kawasan obyek wisata Pantai Tanjung Bastian, Bupati Raymundus menjelaskan, saat ini memang fokus perhatian pemerintahannya adalah menata kawasan itu menjadi ikon pariwisata TTU.

BACA JUGA  Penggunaan Alokasi Dana Desa (ADD ) di Desa Manunggal Jaya Berjalan Baik

Selama ini ada terkendala karena kawasan itu masuk area hutan lindung sehingga pihaknya tengah berusaha melakukan koordinasi dengan Kementrian Kehutanan untuk sewa pakai. Pemerintah juga berencana membangun patung Proklamator di dua titik di kawasan Tanjung Bastian sehingga menjadi obyek wisata para wisatawan. “Ada banyak obyek wisata di TTU yang menjadi perhatian pemerintah. Sekali lagi saya sampaikan bahwa kalau mau event ini menjadi agenda tetap maka perlu para bupati di daratan Timor duduk bersama. Kalau ini jalan, saya yakin arus kunjungan wisatawan memanfaatkan event TdT dari tahun ke tahun akan semakin banyak,” kata bakal calon Gubernur NTT ini.

BACA JUGA  Soni Setiawan Anggota DPRD Provinsi Lampung Dari Praksi PKB Hadiri Pelantikan Pengurus Komisariat PMII Dan Kopri UBL

(Laporan : Erni Amperawati)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini