Porosnusantara.co.id| Jakarta, 20/10/2016 Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Kristen Kementerian Agama RI, Dr. Jeane Marie Tulung, S.Th., M.Pd., menerima kunjungan Pengurus Pusat Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PP Pewarna ID) di kantornya, Jl. MH Thamrin, Jakarta Pusat, Selasa (20/10). Pertemuan berlangsung hangat dan membahas rencana kerja Pewarna ID sepanjang 2026, termasuk penyelenggaraan Apresiasi Pewarna Indonesia (API) yang akan menjadi pembuka Rapat Kerja Nasional mobile menyusuri tujuh provinsi.
API 2026 mengusung tema “API & DOA PEWARNA JELAJAH BUDAYA JAWA BALI: Menyusuri Warisan & Menyemai Harapan.” Rencananya acara pembuka digelar pada 10 November 2026 di Kompleks MPR/DPR, Jakarta. Bagi Pewarna ID, jelajah budaya bukan sekadar perjalanan. Ia menjadi cara organisasi membaca warisan sebagai bahan pemberitaan yang mendidik, sekaligus menempatkan doa sebagai etika komunikasi di ruang redaksi.
Dirjen Bimas Kristen menyambut baik rencana tersebut. Menurutnya, kegiatan yang dijalankan Pewarna ID selaras dengan program Kemenag Berdarnpak sebagaimana tertuang dalam Asta Cita. Kemenag Berdampak menempatkan kerukunan dan cinta kemanusiaan sebagai salah satu prioritas, di samping layanan keagamaan yang berdampak dan pendidikan yang ramah. Asta Cita sendiri menegaskan peran agama sebagai pemersatu bangsa, penopang integritas, dan penguat kualitas sumber daya manusia.
“Saya rasa kegiatan ini positif karena selaras dengan program Kemenag Berdampak sebagaimana yang ada dalarn Asta Cita,” ujar Dirjen Bimas Kristen.
Ia berharap API dan rangkaian Jelajah Budaya tidak berhenti pada seremoni. Lebih dari itu, ia ingin kegiatan ini memperkuat pembinaan umat, khususnya umat Kristen, agar semakin dewasa dalam iman, tanggap terhadap persoalan sosial, dan hadir sebagai bagian dari solusi kebangsaan. Menurutnya, pers Nasrani punya peran strategis untuk merawat ruang publik yang sehat, terutama ketika provokasi digital mudah memanas.






