Marhadi Pimpin Kadin Tangsel 2025–2030, Usung Ekonomi Inklusif dan Berdaya Saing

Porosnusantara.co.id | Tangerang Selatan — Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Tangerang Selatan resmi mengukuhkan kepengurusan periode 2025–2030 melalui agenda pelantikan dan rapat kerja yang digelar di She La Via Grand Ballroom, Senin (18/5/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran Kadin Indonesia, Kadin Provinsi Banten, Pemerintah Kota Tangerang Selatan, aparat penegak hukum, akademisi, pelaku usaha, serta mitra strategis lainnya. Momentum ini menjadi simbol penguatan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Marhadi resmi dilantik sebagai Ketua Kadin Tangsel periode 2025–2030. Ia menegaskan komitmennya untuk membawa organisasi sebagai motor penggerak ekonomi daerah dengan visi “Membangun Ekonomi Tangsel yang Inklusif dan Berdaya Saing”.

Menurut Marhadi, Tangerang Selatan memiliki potensi besar sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten. Sektor perdagangan, jasa, ekonomi kreatif, digital, hingga UMKM dinilai memiliki peluang berkembang di tengah dinamika ekonomi nasional maupun global.

“Pertumbuhan ekonomi harus dapat dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat. Inklusif berarti membuka ruang seluas-luasnya bagi UMKM, pengusaha muda, perempuan, dan pelaku ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

Ia juga menyoroti tantangan era digital dan persaingan global yang semakin ketat. Karena itu, Kadin Tangsel berkomitmen mendorong pelaku usaha lokal untuk beradaptasi melalui inovasi, transformasi digital, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dalam rapat kerja tersebut, Kadin Tangsel turut memaparkan enam program prioritas lima tahun ke depan, yakni penguatan UMKM melalui digitalisasi dan pendampingan usaha, peningkatan kualitas SDM dan kewirausahaan, penciptaan iklim investasi yang kondusif, pengembangan ekonomi kreatif dan digital, penguatan kolaborasi lintas sektor, serta penerapan prinsip usaha berkelanjutan dengan tata kelola yang baik.

Marhadi berharap Kadin Tangsel dapat menjadi rumah besar bagi dunia usaha sekaligus mitra strategis pemerintah dalam mempercepat pembangunan ekonomi daerah.

“Kolaborasi adalah kunci utama. Kadin harus hadir sebagai penggerak sekaligus jembatan bagi seluruh pelaku usaha agar bisa tumbuh bersama,” katanya.

Sementara itu, Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyampaikan ucapan selamat kepada pengurus Kadin Tangsel yang baru dilantik. Ia berharap kepengurusan baru dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Benyamin menjelaskan bahwa investasi swasta memiliki peran penting dalam struktur ekonomi Kota Tangerang Selatan, mengingat kontribusi belanja pemerintah masih di bawah 20 persen.

Ia juga menyoroti posisi strategis Tangsel sebagai wilayah penyangga ekonomi Jakarta dengan dukungan infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia yang baik. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Tangsel disebut tertinggi di Provinsi Banten, dengan tingkat kemiskinan dan pengangguran relatif lebih rendah dibanding sejumlah daerah lain.

Namun demikian, ia mengingatkan bahwa laju pertumbuhan ekonomi daerah dalam setahun terakhir masih berada di bawah rata-rata nasional maupun Provinsi Banten.

“Kondisi ini menjadi perhatian bersama. Dibutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan seluruh pemangku kepentingan agar pertumbuhan ekonomi Tangsel dapat kembali meningkat,” ujar Benyamin.

Melalui kepengurusan Kadin Tangsel yang baru, pemerintah berharap lahir berbagai program strategis yang mampu memperkuat investasi, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Penulis: DwiEditor: Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *