
Tangerang, 3 Agustus 2025 – Tindakan kekerasan terhadap jurnalis kembali terjadi. Kali ini, seorang oknum pengusaha proyek pembangunan Musholla di RSUD Balaraja diduga mengintimidasi jurnalis senior, Supriadi alias Bonai, tepat di hadapan sejumlah saksi mata.
Salah satu saksi yang juga sahabat korban, Mulyadi, mengungkapkan bahwa kejadian bermula saat Bonai hendak mengkonfirmasi sejumlah informasi kepada para pekerja proyek, termasuk dugaan kesalahan pada papan nama proyek.
Menurut Mulyadi, saat Bonai memasuki area proyek, seorang pria berinisial RS yang diketahui sebagai pengusaha proyek langsung menghadangnya.
RS menyampaikan bahwa tidak ada pihak luar yang boleh masuk tanpa izin dari RSUD Balaraja.
“Ketika kami masuk ke area proyek untuk konfirmasi soal pengerjaan Musholla, RS langsung mendekat dan melarang kami masuk jika tidak mendapat izin dari RSUD,” kata Mulyadi saat memberikan keterangan kepada desak-news.com, Minggu (3/8/2025).
Lebih dari delapan orang menyaksikan langsung tindakan RS terhadap Bonai. RS sempat mengangkat nada bicara dan memaksa Bonai untuk melihat tulisan larangan yang terpasang di area proyek.
“Dengan ekspresi wajah garang, RS kemudian menyeret tangan kanan Bonai. Saya dan rekan jurnalis lainnya langsung melerai mereka,” lanjut Mulyadi.
Rekaman Video Beredar
Insiden ini terekam dalam sebuah video berdurasi pendek. Dalam video tersebut, tepat di menit 00:22, terlihat jelas tangan kiri RS menarik paksa tangan kanan Bonai sambil mengintimidasi dengan gestur kasar.
Video itu kini telah menyebar luas dan memicu kecaman dari berbagai pihak, terutama kalangan jurnalis yang menilai tindakan tersebut sebagai bentuk pelecehan terhadap kebebasan pers.






